Halo semuanya.
Ini Enta.
Beberapa hari yang lalu saya pergi ke Akita.
Hanya sekadar ngobrol soal berbagai hal, seperti rapat dan koordinasi, hehe
Saya memang punya berbagai pemikiran, tapi pada akhirnya saya ingin tetap menghargai berbagai ikatan yang ada.
Terutama bagi Anda yang memiliki lereng yang sama!
Kadang-kadang memang ada yang mengkhianati kita karena hubungan itu, sih www (orang-orang yang mencoba menipu kita, sih w)
Meski begitu, saya ingin menghargai orang-orang yang bersedia mengirimkan pertanyaan melalui email atau menyampaikan keluhan (saran yang sangat saya hargai, hehe).
Artinya, dia rela mengirim email khusus hanya untuk menanyakan atau menyampaikan hal yang ingin dia sampaikan.
Saya ingin menghargai orang-orang yang mau memperhatikan saya, padahal kami sama sekali tidak saling kenal!

Selama sekitar lima menit, aku tenggelam dalam lamunan sambil memandangi langit di dalam pesawat dalam perjalanan pulang.
(Selain itu, saya juga membaca manga yang ada di ponsel saya.)
Kalau dilihat dari atas seperti ini, memang terlihat sangat kecil.
Ada pepatah terkenal seperti ini.
“Lihat! Orang-orang itu seperti sampah!”
oleh Kolonel Muska
Tahukah Anda?
Jika disingkat dalam bahasa Jepang,“Lihat! Manusia itu seperti sampah!”
.
Benar sekali. Memang pantas disebut Kolonel Muska, bukan?
Bahwa hal-hal yang kita pikirkan itu sungguh remeh dan tak berarti.
Namun, saya justru menjalani hidup dengan memikirkan hal-hal sepele itu dengan sungguh-sungguh.
Saya berpikir, “Kita harus menghargai ikatan kecil seperti itu di saat-saat seperti itu!”
Jika dilihat dari atas, keberadaan mereka memang tampak sangat kecil, namun berkat suatu takdir, mereka bertemu dan berhasil mencapai sesuatu.
Rasanya ada semacam romantisme di situ, ya.
Soal uang itu tidaklah penting. Setidaknya pada tahap itu.
Saya berpikir, memang benar pepatah yang mengatakan bahwa uang akan mengikuti dengan sendirinya.

Tanpa sengaja saya melihat sebuah kapal besar dan kapal sedang berlayar berdampingan, dan di sampingnya ada kapal kecil yang sedang menyalip mereka.
Kapal-kapal berukuran sedang pun semakin menjauh dari kapal-kapal besar.
Kapal besar mengangkut muatan besar dalam jumlah banyak dengan perlahan.
Kapal kecil dapat mengangkut muatan kecil dengan cepat.
Wah, sebenarnya saya tidak ingin memikirkan hal-hal yang terdengar filosofis, tapi saya merasa ini mirip seperti balapan perahu.
Bagaimanapun juga, saya memang hanya berada di level ini, tetapi saya ingin tetap menghargai ikatan ini.
Tapi, hubungan sial ini akan terputus-putus wwww

Sampai jumpa lagi.



