Perbedaan antara Pengenalan dan Kesadaran | Psikologi Perilaku untuk Meningkatkan Tingkat Keamanan

Halo semuanya.

Ini Enta.

Entah kenapa, cuaca di wilayah Tokai tampaknya akan hujan.

Hujan yang sedang-sedang saja memang menyenangkan, ya.

Namun, begitu hujan ini reda...

Hari demi hari semakin panas...


Kembali ke topik utama

 

Menyadari

Pernahkah Anda berpikir, “Apa yang akan terjadi jika kita menyadarinya?”

Konon, begitu kita menyadari bahwa seseorang adalah manusia, kita akan bergerak ke arah yang sesuai dengan hal itu.

Dalam artikel sebelumnya disebutkan bahwa “Hal-hal yang perlu diperhatikan"Di sana juga saya menulis hal yang serupa."

Kami meningkatkan tingkat keamanan melalui tindakan-tindakan yang mengutamakan keselamatan.

Setelah saya cari di Google,

Pengakuan

“Kemampuan untuk membedakan dan menilai sesuatu dengan jelas. Fungsi pikiran yang memungkinkan kita memahami sesuatu dengan cara demikian.”
"Lagi pula, hal yang sudah diketahui itu."

Kesadaran

“Fungsi pikiran yang memungkinkan seseorang memahami sendiri apa yang sedang dilakukannya saat ini, seperti apa situasinya saat ini, dan sebagainya.”
"Melalui tindakan itu, aku menyadari hal tersebut."

Contoh kasus serupa

Beberapa hari yang lalu, saya sedang berbincang dengan seorang kenalan perempuan.

Konon, teman dari kenalan itu baru saja dikaruniai cucu.

Lalu, ketika cucu itu berusia sekitar 2 tahun dan mulai bisa berbicara, terjadilah insiden itu!

Cucu saya memanggil saya “Nenek”.

Konon, saat itulah untuk pertama kalinya dia menyadari bahwa dirinya sudah tua dan telah menjadi nenek.

Kemudian, konon orang tersebut tiba-tiba saja menua dengan cepat, seolah-olah langsung mengikuti jejak nenek-nenek.

Orang tersebut mungkin menyadari bahwa usianya sudah tidak muda lagi, dan akhirnya menjadi sadar bahwa dirinya sudah tidak muda lagi.

Baik maupun buruk, hal itu akan menjadi seperti itu dengan cara menyadarinya dan memikirkannya.

Bagi kami, hal terpenting yang harus kami sadari dan perhatikan adalah keselamatan.

Bekerja di lereng memang sangat berbahaya, tetapi begitu sudah terbiasa, pekerjaan itu tampak aman.

Bahkan di tempat-tempat yang sulit didaki oleh orang awam, dia pun berlari dan mendakinya dengan lincah.

Selama kita tidak menyadari bahwa lereng (lokasi kerja) selalu berbahaya, kecelakaan tidak akan dapat dicegah.

Betapapun sudah terbiasa dengan lokasi kerja tersebut,

Sangat penting untuk mengenali bahaya dan selalu waspada terhadap keselamatan.

Meskipun menyadari adanya bahaya, tetap bekerja dengan aman seperti biasa, lalu pulang ke rumah.

Hal seperti ini pun, jika kita menyadarinya dan memikirkannya, maka hal itu akan terjadi.

Dapat diterapkan pada apa saja.

Dengan kesadaran seperti itu, mari kita jadilah para ahli lereng, ahli jangkar, dan ahli jaring generasi baru!!

Untuk itu,Yang terpenting adalah keselamatan!

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses