Menanggapi Keragaman dan Menciptakan Hal Baru | Manajemen Perusahaan Pengerjaan Lereng

Halo semuanya.

Ini Enta.

Blog hari ini terlambat diposting, setelah sekian lama.

Soalnya, tadi malam saya sedang mengganti PC khusus administrasi dan karena prosesnya memakan waktu, akhirnya sudah jam 3 pagi...

Karena sudah akhir bulan, saya harus benar-benar menyelesaikannya atau situasinya akan menjadi sangat buruk (padahal sebenarnya tidak perlu dilakukan sekarang?), jadi saya pun melakukannya.

 

Jika dalam keadaan normal, biasanya hal-hal seperti ini lebih aman dan pasti jika diserahkan kepada pihak luar.

Tapi, dalam kasusku, aku mengerjakannya sendiri semua w (Aku bisa, dan aku bisa berusaha agar bisa melakukannya w)

 

Yah, itu yang biasa disebut orang sebagai “terlalu serba bisa tapi tidak ahli dalam satu hal”, ya w

Di daerah ini memang sudah seperti itu sejak dulu, tapi kalau sudah mencoba sendiri, memastikannya, dan bisa melakukannya sampai tingkat tertentu, akhirnya jadi bosan w

Mungkin bagian yang bikin bosan inilah yang jadi masalahnya, ya—

Kalau bisa terus melakukannya tanpa bosan, pasti sudah terbiasa dengan seluk-beluk profesi itu.

lereng

Meskipun begitu, karena saya sudah lama berkecimpung di bidang perancangan lereng, saya rasa kemampuan saya cukup memadai.

Kalau bagian ini nggak lumayan, pasti udah berakhir sekarang, ya? w

Enta kini telah memasuki tahun ke-13 sejak didirikan, setelah melewati berbagai lika-liku hingga saat ini, namun faktanya hanya sekitar 6 persen dari seluruh perusahaan yang mampu bertahan lebih dari 10 tahun.

 

Saya benar-benar merasa sangat bersyukur.

Setiap kali saya menulis di blog bahwa “Saya sedang senggang”, ada banyak orang yang berkata, “Kalau kamu tidak ada pekerjaan, tolong bantu pekerjaan kami.”

Betapa berharganya bisa bepergian untuk bekerja dari Hokkaido hingga Kagoshima—hal itu tak ternilai harganya. (Tentu saja, tempat yang dekat lebih baik sih, hehe.)

Karena ada orang yang membantu saya, maka saya berusaha membalas kebaikan itu.

Hal yang sama berlaku bagi para karyawan.

Sungguh, berkat dukungan kalian semua, “orang serba bisa tapi miskin” ini masih bisa bertahan hidup, hehe.

 

Ke depannya, saya ingin terus menyumbangkan keahlian yang saya miliki sambil menyesuaikan diri dengan keragaman, serta menciptakan hal-hal baru.

Menciptakan keragaman yang hanya bisa saya lakukan sebagai orang yang serba bisa namun kurang beruntung, sekaligus sebagai orang yang selalu update dengan informasi.

Seperti, "Jumlahkan ini dan itu, jadinya ini!"...

Karena hari ini hari libur bagi kebanyakan orang, suasana hari ini pun terasa santai seperti ini w

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses