Apakah untuk faktur yang memenuhi syarat pun tidak akan dilakukan transformasi digital di sektor konstruksi??

Halo semuanya.

Ini Enta.

Karena tagihan-tagihan belakangan ini menggunakan sistem faktur, ada banyak hal yang berubah.

Saya rasa, bagi Anda yang berkecimpung di bidang manajemen perusahaan atau administrasi, pasti mengerti hal ini.

Faktur

Jika ditanya apa yang berubah,

Agar faktur tersebut memenuhi syarat sebagai faktur yang sah, faktur yang selama ini digunakan harus

Anda harus mengisi “Nomor Registrasi” dan “Tarif Pajak yang Berlaku”.

Cukup tulis itu saja.

 

Nomor pendaftarannya adalah nomor badan hukum yang diawali dengan huruf “T”.

Selain itu, tarif pajaknya adalah 10 persen.

Sungguh, saya jadi bertanya-tanya, seberapa banyak sih pekerjaan administratif yang tidak berguna yang ingin mereka suruh saya lakukan.

Sebenarnya, karena sebagian besar kontraktor sektor publik adalah pelaku usaha yang dikenai pajak, hal ini tidak terlalu menjadi masalah, tetapi,

Fakturnya dikembalikan hanya karena tidak mencantumkan tarif pajak 10% di faktur itu, lho w

 

Saya merasa bahwa tindakan mengembalikan faktur ini juga agak tidak masuk akal.

Kita berdua sudah tahu kok, jadi tolong tambahkan saja di sana!

Biaya pengiriman itu nggak sia-sia, kan??

Kalau mau menambahkan sesuatu, cukup hubungi saya lewat telepon atau email, dan menurut saya masalahnya akan selesai begitu saja, kan?

Bukankah tidak apa-apa karena kita saling percaya dalam bekerja? (Artinya, “Cukup saling mengerti saja, kan?”)

Tingkat Keandalan

Lagipula, ada juga petugas administrasi yang bilang kalau lewat email itu nggak bisa, lho—

Faktur kami diberi cap elektronik, lalu dicetak menggunakan printer laser.

Apa bedanya mencetaknya lalu mengirimkannya dengan mengirimkannya lewat email lalu mencetaknya?

Hanya biaya cetak saja ya?? w

Padahal di zaman sekarang ini stempel sudah tidak diperlukan lagi, tapi mereka malah mulai membicarakan soal stempel. Sungguh, ke mana perginya transformasi digital (DX) di sektor konstruksi Jepang??

 

Sungguh, urusan-urusan belakangan ini terlalu merepotkan sampai-sampai saya jadi bosan!

Saya rasa, DX di bidang administrasi perlu lebih ditingkatkan, hehe.

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses