Metode dan Prinsip Pengukuran Panjang Lubang Bor | Pengendalian Akurasi di Lapangan

Halo semuanya.

Ini Enta.

Karena cukup banyak orang yang bingung dengan konsep panjang pengeboran, saya ingin menjelaskannya.

 

Saya akan mulai membahasnya dari hal yang paling mendasar.

Panjang pengeboran adalah panjang lubang yang telah dibor.

Lalu, mengapa pengukuran panjang lubang bor sulit dipahami?

Itu karena masih ada sisa kain!

 

Bagi yang belum pernah mendengarnya, mungkin bakal berpikir, “Bahkan sisa panjangnya pun????” ya, hehe.

Panjang casing untuk pengeboran adalah 1,5 m.

Namun, mengingat karakteristik mesin tersebut, anggaplah bahwa pengeboran tidak dapat dilakukan pada kedalaman lebih dari 1,2 m.

Artinya, masih ada sisa 0,3 m.

Sisa ini terjadi karena alat berat tersebut tidak dapat mendekati gunung karena kendala perancah (tidak dapat mendekat) atau karena karakteristik alat berat tersebut sehingga tidak dapat mendekati gunung lebih jauh lagi.

Dalam hal ini, panjang totalnya 1,5 m, tetapi panjang lubang bornya 1,2 m, sehingga sisa panjangnya adalah 0,3 m.

 

Mari kita ambil contoh dari proses pengeboran lubang jangkar yang sebenarnya.

Pengukuran Panjang Lubang Bor

Sedang mengukur panjang lubang bor.

Tongkat pengukur telah dimasukkan hingga ke bagian paling bawah casing.Cara mengukur panjang lubang bor

Jika foto di atas digambar, hasilnya akan seperti ini, ya.

Panah hitam menunjukkan sisa panjang, sedangkan panah biru muda menunjukkan panjang keseluruhan.

 

Sering ada yang bertanya, “Bagaimana kontraktor utama memasukkan tongkat pengukur itu?”, tetapi prinsipnya sederhana.

Hanya memasang pita pengukur di ujung Super Yellow.

Kemudian, saat mencapai dasar, tarik sedikit pita pengukur sehingga pita tersebut menjadi kencang, sehingga Anda dapat mengukur kedalamannya.

Pengukuran Panjang Lubang Bor Super Yellow

Panjang lubang bor adalah angka yang diperoleh dengan mengurangkan bagian casing yang menonjol dari permukaan tanah (panah hitam) dari panjang total casing (panah biru muda).

Dalam kasus foto di atas,

Tongkat pengukur: 26,53 m (panah biru muda)

Sisa panjang: 1,20 m (panah hitam)

Panjang lubang bor: 25,33 m (berdasarkan ketebalan beton semprot)

 

Hasilnya akan seperti ini. (Terkadang struktur bangunan dikecualikan.)

Pengukuran Panjang Lubang Bor

Silakan lihat foto ini.

Ini juga foto yang diambil dari ketinggian 26,53 m.

Apakah Anda bisa langsung mengetahuinya?

Karena angka 26,6 m terlihat, maka mulai dari skala tersebut: 9... 8... 7... 6... 5... 4... 3...

Baru setelah menghitungnya kita baru mengerti, kan?

Cara mengukur panjang lubang bor

Ini adalah gambar yang menunjukkan kondisi yang sama seperti pada foto di atas.

Terdapat tongkat pengukur (yang dimasukkan hingga bagian paling bawah), dan sisa panjang casing diukur menggunakan penggaris kotak.

 

Wah, sepertinya bakal ada yang bilang, “Eh, ini kan biasa aja!”, tapi ya memang biasa sih w

Pengukuran Panjang Lubang Bor

Lalu, bagaimana kalau yang ini?

Angkanya memang berbeda dari tadi, tapi bukankah posisi pengukurannya juga berbeda?

Pengukuran Panjang Lubang Bor - Perbarui

Silakan baca skala tersebut.

Bagaimana menurut Anda?

Mana yang lebih mudah dipahami?

Kalau angka di bawah pita pengukur bisa dibaca, langsung bisa diketahui dalam sekejap, kan?

Cara mengukur panjang lubang bor

Jika digambar, kira-kira seperti ini.

 

Intinya, yang ingin saya sampaikan adalah tidak perlu terlalu mempermasalahkan panjang bagian casing yang menonjol.

 

Hal terpenting dalam foto pengendalian hasil kerja adalah kejelasan!

Kalau fotonya langsung kelihatan sekilas, petugas pemeriksa pun bakal langsung lewat aja, haha.

Artinya, foto yang membuat kita berpikir, “Hm? Ini...,” itu sulit dipahami.

 

Memang sering ada, sih, sutradara yang sangat memperhatikan panjang casing. “Casingnya harus pas persis sesuai panjang yang direncanakan!” haha

Saya tidak mengatakan itu buruk. Apakah Anda melakukannya karena menganggap itu hal yang wajar? Atau mungkin Anda menganggap itu mudah dipahami.

Namun, pada akhirnya, yang melakukan pemeriksaan dan penilaian bukanlah pengawas dari kontraktor utama atau petugas dinas terkait, melainkan inspektur.

Kalau bisa memotret sedemikian rupa hingga membuat penguji kehabisan akal, nilai pasti bakal naik juga, ya! w

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses