{"id":67125,"date":"2026-09-22T08:00:14","date_gmt":"2026-09-21T23:00:14","guid":{"rendered":"https:\/\/norimen.net\/?p=67125"},"modified":"2026-09-22T00:04:57","modified_gmt":"2026-09-21T15:04:57","slug":"panduan-mandor-untuk-melatih-pekerja-asing-dalam-pekerjaan-di-lereng","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/norimen.net\/id\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\/","title":{"rendered":"Bagaimana Cara Mengajarkan Pekerjaan Pengerjaan Lereng kepada Pekerja Asing | Kiat-kiat Bimbingan Keselamatan dan Penjelasan Proses Kerja yang Harus Dipahami oleh Mandor"},"content":{"rendered":"<p>Halo semuanya.<\/p>\n<p>Ini Enta.<\/p>\n<p>Seruan \u201cRaku!\u201d yang sering terdengar di lokasi pekerjaan lereng.<br \/>\nEh, apakah Anda pernah menjelaskan maknanya dengan jelas kepada pekerja asing?<br \/>\nMengenai karakter \u201c\u843d\u201d dalam kata \u201c\u843d\u77f3\u201d, semakin seseorang mendalami bahasa Jepang, semakin wajar jika ia mengira karakter tersebut berarti \u201c\u697d\u201d.<br \/>\nKalau saat dalam bahaya tiba-tiba ada yang berteriak, \u201cMudah!\u201d, ya pasti jadi bingung deh lol<\/p>\n<p>Kembali ke topik utama<\/p>\n<p>Sebelumnya,<a href=\"https:\/\/norimen.net\/id\/metode-pelatihan-1-pembersihan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Metode Pemasangan untuk Peserta Magang Keterampilan<\/a>Saya telah menulis empat buku dalam seri tersebut. Buku-buku itu adalah panduan kerja yang dilengkapi terjemahan, yang ditujukan untuk dibaca oleh para peserta magang sendiri.<\/p>\n<p>Kali ini ceritanya justru sebaliknya.<strong>Bagaimana mandor dan pengawas lapangan, sebagai pihak yang mengarahkan, menyampaikan petunjuk mengenai pekerjaan pemeliharaan lereng kepada pekerja asing<\/strong>\u3002<\/p>\n<p>Seperti halnya cerita tentang \u201cRaku\u201d di awal tadi, saya berpendapat bahwa penyebabnya mengapa hal tersebut tidak tersampaikan kepada pekerja asing sering kali terletak pada pihak yang mengajarkan\u2014yang \u201cmengira sudah menyampaikan\u201d\u2014daripada pada pihak pekerja itu sendiri.<\/p>\n<p>Tentu saja, saya sendiri pun belum cukup mahir untuk bisa berbicara dengan nada sombong, tetapi saya akan memeriksanya.<\/p>\n<h2>\u201cMengira Sudah Mengajarkan\u201d Adalah Hal yang Paling Berbahaya | Aturan Pendidikan yang Harus Dipahami Terlebih Dahulu<\/h2>\n<p>Pertama-tama, mari kita pastikan terlebih dahulu apa saja yang diharapkan dari pihak perusahaan dalam hal pendidikan keselamatan bagi pekerja asing.<\/p>\n<p>Ini bukan sekadar perasaan, melainkan sudah tertulis dengan jelas dalam dokumen resmi seperti panduan bagi peserta magang.<\/p>\n<h3>Yang dibutuhkan adalah mengajarkan dengan \u201ccara yang mudah dipahami\u201d<\/h3>\n<p>Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan<strong>\u201cPedoman bagi Pengusaha untuk Menangani Secara Tepat Hal-hal Terkait Peningkatan Pengelolaan Ketenagakerjaan Pekerja Asing\u201d<\/strong>Di dalamnya, tercantum tiga hal berikut sebagai upaya untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja.<\/p>\n<ul>\n<li>Pendidikan keselamatan dan kesehatan kerja dilakukan, antara lain, dengan menggunakan bahasa ibu, memanfaatkan bahan ajar audiovisual, dan sebagainya,<strong>Cara yang memungkinkan pekerja asing tersebut memahami isinya<\/strong>yang harus dilakukan<\/li>\n<li>Agar dapat memahami petunjuk dan hal-hal lain terkait pencegahan kecelakaan kerja,<strong>Bahasa Jepang yang diperlukan serta isyarat-isyarat dasar, dll.<\/strong>berupaya agar mereka menguasainya<\/li>\n<li>Rambu-rambu dan pengumuman terkait pencegahan kecelakaan kerja, antara lain,<strong>Metode seperti ilustrasi, dll.<\/strong>berusaha melakukannya dengan cara yang dapat dipahami, seperti menggunakan ...<\/li>\n<\/ul>\n<p>Intinya bukanlah \u201ctelah melaksanakan pendidikan\u201d, melainkan,<strong>\u201cDengan cara yang mudah dipahami\u201d<\/strong>Itulah bagian yang tertulis demikian.<\/p>\n<p>Penjelasan selama satu jam dilakukan secara sepihak dalam bahasa Jepang, dan diakhiri dengan pertanyaan, \u201cSudah mengerti?\u201d dan jawaban, \u201cYa!\u201d<\/p>\n<p>Artinya, meskipun hal ini sudah dilaksanakan, namun belum sesuai dengan bentuk yang ditetapkan dalam pedoman tersebut.<\/p>\n<p>Pada dasarnya, pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja saat perekrutan merupakan kewajiban bagi semua orang, tanpa memandang kewarganegaraan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja.<\/p>\n<p>Bukan karena mereka orang asing maka pendidikan khusus menjadi semakin banyak, melainkan,<strong>Pendidikan yang sama perlu disampaikan dalam \u201cbentuk yang mudah dipahami\u201d<\/strong>, begitulah.<\/p>\n<h3>Pekerjaan dengan tali di lereng harus didahului dengan pelatihan khusus<\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-5648\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/d799e802b5b25ea29a2bac1c1da283fb.jpg\" alt=\"Persiapan tali penahan lereng\" width=\"600\" height=\"460\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/d799e802b5b25ea29a2bac1c1da283fb.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/d799e802b5b25ea29a2bac1c1da283fb-300x230.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>Salah satu hal yang tidak bisa diabaikan dalam pekerjaan konstruksi lereng adalah pekerjaan di ketinggian dengan tali.<\/p>\n<p>Pekerjaan di ketinggian dengan tali didefinisikan sebagai \u201cpekerjaan yang dilakukan di tempat dengan ketinggian 2 meter atau lebih, di mana sulit untuk menyediakan platform kerja, dengan menggunakan alat naik-turun, di mana pekerja melakukan pekerjaan tersebut sambil berpegangan pada alat naik-turun tersebut\u201d, dan,<strong>Kecuali pekerjaan di lereng dengan kemiringan kurang dari 40 derajat<\/strong>Demikianlah yang disebutkan.<\/p>\n<p>Angka 40 derajat ini, jika diartikan sebagai kemiringan lereng.<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Kemiringan lereng<\/th>\n<th>Sudut (perkiraan)<\/th>\n<th>Definisi Pekerjaan di Ketinggian dengan Tali<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>1:0,5<\/td>\n<td>sekitar 63,4 derajat<\/td>\n<td>Memenuhi syarat (40 derajat atau lebih)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>1:0,8<\/td>\n<td>sekitar 51,3 derajat<\/td>\n<td>Memenuhi syarat (40 derajat atau lebih)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>1:1,0<\/td>\n<td>45,0 derajat<\/td>\n<td>Memenuhi syarat (40 derajat atau lebih)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>1:1,2<\/td>\n<td>sekitar 39,8 derajat<\/td>\n<td>Tidak sesuai dengan definisi (di bawah 40 derajat)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>1:1,5<\/td>\n<td>sekitar 33,7 derajat<\/td>\n<td>Tidak sesuai dengan definisi (di bawah 40 derajat)<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Namun,<strong>Bahkan saat melakukan pekerjaan serupa di lereng dengan kemiringan kurang dari 40 derajat, disarankan untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan bahaya sesuai peraturan tersebut, seperti pemasangan tali utama dan tali pengaman.<\/strong>Demikianlah yang disebutkan.<\/p>\n<p>Artinya, ini bukan sekadar \u201c1:1,2, jadi tidak ada hubungannya\u201d.<\/p>\n<p>Selain itu, bahkan di antara perusahaan kontraktor umum besar pun, ada perusahaan yang mewajibkan penggunaan sabuk pengaman dalam segala situasi.<\/p>\n<p>Di lokasi proyek kontraktor umum, standar keselamatan kontraktor umum lebih diutamakan daripada undang-undang....<\/p>\n<p>Saat menugaskan pekerja untuk melakukan pekerjaan di ketinggian dengan tali, harus mematuhi ketentuan yang diatur dalam Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja<strong>Pendidikan Khusus<\/strong>Diperlukan.<\/p>\n<p>Selain itu, tali utama dan tali pengaman<strong>Pastikan untuk mengencangkan dengan kuat pada masing-masing penyangga yang berbeda<\/strong>, juga telah ditetapkan bahwa harus ditunjuk seorang pengawas kerja, serta dilakukan pemeriksaan terhadap tali utama dan sebagainya sebelum pekerjaan dimulai pada hari itu.<\/p>\n<p>Hal yang penting saat mengajarkan kepada pekerja asing bukanlah meminta mereka membaca pasal ini.<\/p>\n<p><strong>\u201cMengapa ada dua tali?\u201d \u201cMengapa penyangga dipisahkan?\u201d<\/strong>yaitu dengan menjelaskan sambil membiarkan mereka menyentuh benda aslinya.<\/p>\n<p>Meskipun satu tali putus, tali yang lain akan menahannya.<\/p>\n<p>Jika hanya ada satu penyangga, maka jika penyangga itu lepas, keduanya akan roboh.<\/p>\n<p>Di luar negeri, hal seperti ini memang tidak terjadi.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-67134\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/feff58c327037ab41fc5487684cdcd7e.jpg\" alt=\"Pelatihan Penggunaan Tali\" width=\"600\" height=\"338\" \/><\/p>\n<h2>Dasar-dasar Cara Berkomunikasi | Keselarasan antara Bahasa Jepang yang Mudah Dipahami dan \u201cKata-kata yang Menghentikan\u201d<\/h2>\n<p>Yang terpenting adalah cara penyampaiannya.<\/p>\n<p>Yang diterbitkan oleh Badan Manajemen Imigrasi dan Badan Kebudayaan<strong>\u300c<a href=\"https:\/\/www.moj.go.jp\/isa\/support\/portal\/plainjapanese_guideline.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pedoman Bahasa Jepang yang Mudah Dipahami untuk Dukungan Tinggal di Jepang<\/a>\u300d<\/strong>Memang ada, lho.<\/p>\n<p>Ini sangat mudah dipahami, lho!<\/p>\n<h3>Hukum Gunting | Singkat, Jelas, Sampai Akhir<\/h3>\n<p><strong>\u201cPoin-poin dalam Bahasa Lisan\u201d<\/strong>Nah, sebagai dasar saat berbicara,<strong>\"Hukum Gunting\"<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><strong>\u306f<\/strong>mengatakannya dengan tegas<\/li>\n<li><strong>\u3055<\/strong>mengatakan sampai di sana<\/li>\n<li><strong>\u307f<\/strong>secara langsung<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dalam pedoman tersebut,<strong>Setiap kalimat hanya mengandung satu pesan<\/strong>\u3001<strong>Jangan menggunakan negasi ganda<\/strong>\u3001<strong>Sebisa mungkin hindari penggunaan bentuk pasif dan bentuk causatif<\/strong>\u3001<strong>Hindari penggunaan ungkapan yang ambigu secara berlebihan<\/strong>, dan aturan-aturan semacam itu juga.<\/p>\n<p>Jika hal ini diterapkan dalam istilah di lapangan, hasilnya akan seperti ini.<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Ungkapan yang Sering Digunakan di Lapangan<\/th>\n<th>Contoh cara penyampaian yang mudah dipahami<\/th>\n<th>Alasan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Nah, kerjakan saja asal-asalan saja<\/td>\n<td>Tolong cabut rumputnya sampai garis ini<\/td>\n<td>\u201cSembarangan\u201d adalah sesuatu yang tidak memiliki batas maupun akhir<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Tolong secepatnya, ya<\/td>\n<td>Tolong selesaikan sebelum pukul 10.00<\/td>\n<td>Singkatan + batas waktu yang tidak jelas<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Jangan sampai masuk ke bawah\u2026<\/td>\n<td>Jangan turun ke bawah. Ada batu yang jatuh.<\/td>\n<td>Kalau tidak diucapkan sampai akhir, tidak akan tahu apakah itu penolakan atau persetujuan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Bukan berarti harus dilakukan, tapi...<\/td>\n<td>Tidak perlu dilakukan<\/td>\n<td>Negasi ganda sering kali ditafsirkan secara terbalik<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Perhatikan bagian belakang, ya<\/td>\n<td>Silakan lihat bagian paling bawah lereng (ujung lereng)<\/td>\n<td>Istilah teknis: gunakan kata pengganti + cantumkan istilah aslinya<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Istilah teknis seperti \u201cNorijiri\u201d pada baris terakhir,<strong>Jangan hanya mengatakannya dengan cara lain lalu mengakhiri pembicaraan<\/strong>Itulah kuncinya.<\/p>\n<p>Di lapangan, orang Jepang memang saling menyebut satu sama lain dengan istilah \u201choshiri\u201d dan \u201choshata\u201d, jadi jika Anda tidak menghafal istilah pengganti dan istilah aslinya secara bersamaan, pada akhirnya komunikasi akan terhambat.<\/p>\n<h3>Konfirmasi bukanlah dengan bertanya \u201cSudah mengerti?\u201d, melainkan dengan mengulangi dan mendemonstrasikan<\/h3>\n<p>Hal yang paling sering dilakukan di lapangan adalah mengucapkan \u201cSudah mengerti?\u201d di akhir penjelasan. Ini benar-benar sering dilakukan!<\/p>\n<p>Pihak yang ditanya akan menjawab \u201cHai\u201d terlebih dahulu.<\/p>\n<p>Ada orang yang mengira akan dimarahi jika mengatakan bahwa mereka tidak mengerti, dan terkadang mereka sendiri pun tidak tahu apa yang sebenarnya tidak mereka mengerti.<\/p>\n<p>Kemungkinan besar, jawaban \u201cHai\u201d itu bukan berarti \u201cSaya mengerti\u201d, melainkan \u201cSaya mendengarnya\u201d w<\/p>\n<p>Sebagai bentuk pengecekan pemahaman<strong>Mengulangi ucapan lawan bicara<\/strong>\u3001<strong>Ulangi untuk memastikan maksudnya<\/strong>Cara-cara seperti itu cukup efektif, lho.<\/p>\n<p>Jika ingin melakukannya di lapangan, dua langkah berikut ini adalah cara yang paling pasti.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>meminta untuk mengulangi<\/strong>: \u201cApa yang akan Anda lakukan sekarang? Silakan sampaikan,\u201d lalu mintalah orang tersebut untuk menjelaskan sendiri isi pekerjaannya dengan kata-katanya sendiri<\/li>\n<li><strong>Biarkan aku melihat caranya<\/strong>: Untuk membuat simpul moai pada tali, mengganti tali pengikat, serta memasang pin jangkar utama, pada kali pertama harus dilakukan di hadapan mandor<\/li>\n<\/ul>\n<p>Melalui pengulangan, kita memastikan pemahaman terhadap kata-kata, sedangkan melalui demonstrasi, kita memastikan pemahaman melalui gerakan tubuh.<\/p>\n<p>Memang butuh waktu, tapi mungkin biayanya lebih murah dibandingkan jika harus mengulang pekerjaan atau terjadi kecelakaan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-67132\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/acac4549f599870feb4e0fe47cff3806.jpg\" alt=\"Teknik Pemasangan Rangka dengan Metode Penyemprotan yang Dipelajari di Kantor Lapangan\" width=\"600\" height=\"338\" \/><\/p>\n<h3>\u201cKata penghenti\u201d dan isyarat harus disepakati menjadi satu di lokasi kejadian<\/h3>\n<p>Dalam pedoman tersebut tertulis, \u201cBerupaya agar mereka menguasai isyarat dasar dan sebagainya.\u201d<\/p>\n<p>Isyarat terpenting dalam balap mobil adalah,<strong>\u201cBerhenti\u201d dan \u201cBatu Longsor\u201d<\/strong>Saya rasa hal itu sangat penting.<\/p>\n<p>Masalahnya, penggunaan kedua ungkapan ini berbeda-beda tergantung orangnya. \u201cStop!\u201d, \u201cTunggu!\u201d, \u201cHei!\u201d, \u201cWah!\u201d\u2014semua ungkapan itu digunakan dengan arti yang sama.<\/p>\n<p>Seperti kata \u201cRaku!\u201d di awal tadi, meskipun orang Jepang bisa saling memahami hanya dari suasana, bagi pekerja asing kata itu terdengar seperti kata yang berbeda.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, saran saya adalah menetapkan hal-hal berikut ini untuk setiap lokasi kerja.<\/p>\n<ul>\n<li>Tentukan hanya satu kata untuk memberi tanda berhenti (misalnya: \u201cStop\u201d)<\/li>\n<li>Tentukan satu isyarat saja untuk menandakan adanya longsor batu (misalnya: \u201cBatu!\u201d). Ajarkan isyarat tersebut beserta maknanya dan tindakan yang harus dilakukan saat mendengarnya (melihat ke atas atau berlari ke samping) secara bersamaan.<\/li>\n<li>Tentukan juga isyarat tangan yang digunakan saat suara tidak terdengar (contoh: menyilangkan kedua tangan dengan lebar)<\/li>\n<li>Saat sesi orientasi bagi pengunjung baru, semua orang berlatih bersama dengan mengucapkan kata-kata tersebut dengan lantang<\/li>\n<\/ul>\n<p>Terutama pada lereng yang sulit menjangkau suara dari atas ke bawah,<strong>Tanda-tandanya bukanlah sekadar \u201cmengetahui\u201d, melainkan pada tingkat \u201ctubuh secara otomatis bereaksi\u201d<\/strong>Anda perlu berlatih sampai saat itu.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-67131\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/2fd386f88e47f4eb4d534b16026c47cc.jpg\" alt=\"Tanda-tanda longsor batu dan penghentian yang dipelajari dalam upacara pagi\" width=\"600\" height=\"338\" \/><\/p>\n<h2>Proses diajarkan mulai dari \u201cmengapa\u201d | Pembersihan, pemasangan kawat jaring, rangka cetakan, dan pekerjaan penyemprotan<\/h2>\n<p>Yang menurut saya penting adalah,<strong>Sebelum menjelaskan langkah-langkahnya, sampaikan dalam satu kalimat \u201cUntuk apa pekerjaan ini dilakukan?\u201d<\/strong>Hal tersebut.<\/p>\n<p>Jika kita memahami alasannya, kita dapat mengambil keputusan yang tepat bahkan dalam situasi yang tidak tercantum dalam panduan prosedur. Sebaliknya, orang yang hanya menghafal prosedurnya akan kebingungan begitu kondisinya sedikit berubah.<\/p>\n<p>Berikut ini adalah contoh penjelasan mengenai tahapan-tahapan utama pekerjaan perlindungan lereng, yang disampaikan berdasarkan tiga aspek: \u201ctujuan\u201d, \u201cbagian yang paling berbahaya\u201d, dan \u201chal-hal yang diperiksa\u201d.<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Proses<\/th>\n<th>Untuk apa (dalam satu baris)<\/th>\n<th>Tempat yang paling berbahaya<\/th>\n<th>Hal-hal yang dapat diamati dalam pemeriksaan dan hasil kerja<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Pembersihan Lereng<\/td>\n<td>Buang batu dan rumput yang mengapung agar proses selanjutnya dapat berjalan dengan baik<\/td>\n<td>Bekerja dalam situasi di mana ada orang di bawah pengawasan sendiri<\/td>\n<td>Sisa-sisa batu apung, tumbuhan, dan endapan tanah<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Pemasangan lapisan terakhir<\/td>\n<td>Memberikan kontinuitas pada lereng. Meningkatkan daya rekat mortar<\/td>\n<td>Pijakan kaki saat bergerak di lereng sambil membawa jaring<\/td>\n<td>Lebar tumpang tindih, jumlah dan posisi pin jangkar<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Kerangka metode penyemprotan<\/td>\n<td>Permukaan lereng ditahan dengan rangka kisi-kisi. Hal ini untuk mencegah longsoran.<\/td>\n<td>Ujung tulangan baja, selang yang berayun-ayun, serpihan mortar<\/td>\n<td>Dimensi balok, ketebalan lapisan beton di atas tulangan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Penyemprotan Mortar dan Beton<\/td>\n<td>Pencegahan pelapukan, pencegahan erosi, dan pengendalian gulma<\/td>\n<td>Pancaran cairan di sekitar nosel, penyumbatan selang<\/td>\n<td>Ketebalan lapisan semprot<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h3>Pembersihan Lereng | Menyampaikan pesan \u201cJangan masuk ke bawah\u201d dengan menentukan batas area<\/h3>\n<p>Hal pertama yang diajarkan dalam kegiatan pembersihan adalah \u201cjangan masuk ke bawah orang lain\u201d. Namun, meskipun hanya mengatakan itu, ada orang yang mengira tidak apa-apa jika posisinya sedikit bergeser ke samping.<\/p>\n<p>Batu tidak hanya jatuh lurus ke bawah, tetapi juga memantul karena permukaan lereng yang tidak rata dan menggelinding ke samping. Jadi, bukan \u201ctidak masuk ke bawah\u201d, melainkan,<strong>\u201cJangan masuk ke area di bawah orang yang sedang bekerja\u201d \u201cSaat berbaris berdampingan, patuhi jarak yang ditentukan oleh mandor\u201d<\/strong>Jadi, lebih pasti jika disampaikan dalam rentang.<\/p>\n<p>Lalu, \u201cmengapa kita harus membersihkan?\u201d.<\/p>\n<p>Jika masih ada tanah atau rumput yang terlepas, kotoran (bahan organik) tersebut akan merusak mortar yang disemprotkan di atasnya dan membuatnya sulit menempel dengan baik pada lereng.<\/p>\n<p><strong>Jika pembersihan dilakukan secara asal-asalan, hal itu berpotensi menyebabkan lapisan semprot terkelupas beberapa tahun kemudian<\/strong>. Jika sudah sampai di sini, kegiatan pembersihan tidak lagi sekadar \u201cmembersihkan\u201d.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-38955\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/PICT1536.jpg\" alt=\"Pemasangan lapisan terakhir telah selesai\" width=\"600\" height=\"450\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/PICT1536.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/PICT1536-300x225.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<h3>Penempatan Las\uff5cBagian yang dapat dihitung ditampilkan dalam \u201cgambar\u201d<\/h3>\n<p>Pemasangan lapisan terakhir adalah proses yang memiliki bagian-bagian yang jelas dapat dihitung dalam pemeriksaan selanjutnya, seperti lebar tumpang tindih dan jumlah pin jangkar.<\/p>\n<p>Hal-hal seperti ini yang \u201csudah ditentukan oleh angka\u201d lebih baik daripada dijelaskan dengan kata-kata<strong>Lebih cepat kalau digambar dan ditunjukkan<\/strong>.<\/p>\n<p>Tunjukkan posisi tumpukan jaring pengaman serta penempatan pin jangkar utama dan pin jangkar tambahan dalam satu gambar berdasarkan angka-angka yang tercantum dalam dokumen desain lokasi tersebut.<\/p>\n<p>Hal ini tidak hanya berlaku untuk pekerja asing, tetapi juga dapat diterapkan begitu saja pada karyawan baru asal Jepang.<\/p>\n<p>Seperti yang telah saya tulis dalam artikel sebelumnya, angka dan gambar teknik merupakan bahasa universal yang dipahami di mana pun, tanpa memandang kebangsaan.<\/p>\n<p>Daripada repot-repot menjelaskannya dengan kata-kata, lebih mudah kalau langsung pakai gambar saja, hehe.<\/p>\n<h3>Kerangka Metode Penyemprotan | Menampilkan Bentuk Akhirnya Lebih Dulu<\/h3>\n<p>Pada tahap pemasangan bekisting, karena yang terlihat hanyalah tulangan dan bekisting saat pekerjaan sedang berlangsung, inilah tahap yang paling sulit dipahami apa yang sedang dibuat.<\/p>\n<p>Jadi, pertama-tama,<strong>Foto kerangka hukum yang telah selesai<\/strong>Saya akan memperlihatkannya. \u201cKami sedang membuat kisi-kisi ini. Kisi-kisi ini berfungsi menahan tanah di permukaan lereng.\u201d Hanya dengan ini saja, kita dapat memahami alasan mengapa tulangan baja harus dipasang dan mengapa ukuran bekisting harus dipatuhi.<\/p>\n<p>Untuk bagian yang nantinya tidak akan terlihat, seperti penutup tulangan baja, ungkapan \u201ckarena nantinya tidak akan terlihat, jadi hanya sekarang saja bisa diperbaiki\u201d cukup mudah dipahami.<\/p>\n<h3>Penyemprotan Mortar dan Beton | Mewujudkan \u201cTujuan\u201d dalam Bentuk yang Terlihat<\/h3>\n<p>Pada proses penyemprotan, mengandalkan insting untuk mengontrol ketebalan adalah hal yang paling tidak boleh dilakukan.<\/p>\n<p>Jika di lokasi tersebut terdapat pin pengukur ketebalan atau spacer, maka,<strong>\"Semprotkan sampai spacer ini tersembunyi\"<\/strong>Seperti itu, kami menyampaikannya dengan menggantinya menjadi tujuan yang dapat dipahami secara visual.<\/p>\n<p>Selain itu, tentu saja tidak boleh ada yang kurang, tetapi,<strong>Terlalu tebal juga hanya akan membuang-buang bahan dan tenaga<\/strong>Saya juga akan menyampaikan hal itu.<\/p>\n<p>Banyak orang, tanpa memandang kewarganegaraannya, yang berpikir, \u201cLebih baik meniupnya lebih banyak agar lebih aman,\u201d jadi sebaiknya hal ini disampaikan sejak awal, ya w<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-49054\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/kansei.jpg\" alt=\"Pekerjaan Kerangka Hukum Telah Selesai\" width=\"600\" height=\"257\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/kansei.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/kansei-300x129.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<h2>Persiapan bagi pihak pengajar | Materi pembelajaran, penerjemahan, dan sistem pengembangan<\/h2>\n<p>Hal-hal yang harus dipersiapkan oleh pihak pengajar.<\/p>\n<h3>Menggunakan bahan ajar multibahasa dari pihak pemerintah<\/h3>\n<p>Anda tidak perlu membuat semuanya sendiri. Sebagai contoh, ada bahan ajar seperti berikut ini.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Asosiasi Pencegahan Kecelakaan Kerja Sektor Konstruksi (Kensaiho) \u201cMateri Video Pendidikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk Pekerja Konstruksi Asing\u201d<\/strong>: Informasi mengenai hal-hal dasar terkait keselamatan di sektor konstruksi serta contoh-contoh kecelakaan telah dipublikasikan dalam lima bahasa, yaitu bahasa Inggris, Mandarin, Vietnam, Indonesia, dan Jepang.<\/li>\n<li><strong>Asosiasi Pencegahan Kecelakaan Kerja Pusat (Chu-Sai-Bo) \u201cBuku Teks Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Bahasa Asing\u201d<\/strong>: Tersedia bahan ajar dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Nepal dan Tagalog, yang sebagian gratis dan sebagian lagi harus dibeli.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kami juga sudah membeli dan membagikannya secara lengkap, tapi untuk saat ini, penting juga untuk membacanya bersama-sama.<\/p>\n<p>Namun, karena materi pembelajaran resmi mencakup seluruh bidang industri konstruksi, pembahasan mengenai pekerjaan tali yang khusus dilakukan di lereng maupun bahaya longsor batu cenderung kurang mendalam.<\/p>\n<p><strong>Dasar-dasar umum diambil dari bahan ajar resmi, sedangkan bagian yang khusus mengenai lereng diambil dari foto dan gambar milik perusahaan sendiri<\/strong>Apakah pembagian tugas seperti itu masuk akal?<\/p>\n<p>Mengenai bagian perusahaan kami, saya sudah menulisnya sebelumnya<a href=\"https:\/\/norimen.net\/id\/metode-trainee-2-lath\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pekerja pemasang atap<\/a>\u3084<a href=\"https:\/\/norimen.net\/id\/metode-trainee-4-penyemprotan-beton-mortar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pekerja Penyemprotan Mortar dan Beton<\/a>Anda boleh menggunakan artikel yang dilengkapi terjemahan tersebut sebagai bahan ajar yang ditampilkan di ponsel.<\/p>\n<h3>Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Meminta Bantuan Penerjemahan dari Senior<\/h3>\n<p>Hal yang sering terjadi di lapangan adalah meminta bantuan penerjemahan kepada peserta magang senior yang fasih berbahasa Jepang. Hal ini memang sangat membantu, tetapi ada satu kendala.<\/p>\n<p><strong>Jika pemahaman senior tersebut salah, maka hal itu akan tersebar ke semua orang dalam bentuk yang salah<\/strong>, begitulah www<\/p>\n<p>Jadi, saat meminta bantuan penerjemahan, mintalah senior untuk mengulangi terlebih dahulu, lalu biarkan mandor memeriksa isinya sebelum meneruskannya kepada karyawan baru.<\/p>\n<p>Dengan langkah sederhana ini, kesalahan dalam permainan tebak-tebakan jadi lebih mudah dicegah. (Orang-orang bakal bilang, \u201cKamu bohong, kan?!!\u201d w)<\/p>\n<p>Kalau senior salah paham di satu bagian, bisa saja semua orang jadi salah mengingat posisi pemasangan pin jangkar, lho w<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-55780\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/6f4cc3f5d410ad9c4ad84b851fe743b3-1.jpg\" alt=\"Pemimpin Asing\" width=\"600\" height=\"400\" \/><\/p>\n<h3>Dalam sistem kerja berbasis pengembangan sumber daya manusia tahun 2027, \u201cmekanisme pengajaran\u201d akan menjadi kekuatan perusahaan<\/h3>\n<p>Sebagai pengganti Sistem Pelatihan Keterampilan<strong>Sistem Kerja untuk Pembinaan<\/strong>adalah Peraturan Pemerintah (Peraturan Pemerintah Tahun Reiwa ke-7 Nomor 340) yang diterbitkan dalam Lembaran Negara pada tanggal 1 Oktober Reiwa ke-7,<strong>Berlaku mulai 1 April Reiwa 9 (2027)<\/strong>akan dilakukan.<\/p>\n<p>Tujuan dari sistem ini adalah untuk mengembangkan dan menjamin ketersediaan tenaga kerja di bidang-bidang yang mengalami kekurangan tenaga kerja.<\/p>\n<p>Mengenai isi dari sistem tersebut,<a href=\"https:\/\/norimen.net\/id\/pekerja-asing-di-sektor-konstruksi-ikusei-shuro\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Artikel ini<\/a>Hal ini dijelaskan secara rinci di sana.<\/p>\n<p>Karena kata \u201cpembinaan\u201d sudah dimasukkan ke dalam nama sistem tersebut,<strong>Apakah perusahaan tersebut memiliki sistem pengajaran?<\/strong>Saya rasa selisihnya akan semakin besar ke depannya.<\/p>\n<p>Cara mengajar yang hanya ada di benak seorang mandor akan berakhir begitu mandor tersebut tidak masuk kerja.<\/p>\n<p>Perlu ada cara kreatif, seperti menyusun semua hal yang telah ditulis hari ini\u2014penyatuan isyarat, gambar dan foto, serta pemeriksaan pengulangan dan demonstrasi\u2014ke dalam satu lembar lembar kerja agar dapat diedarkan ke setiap lokasi kerja.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-66051\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/3fbb23ab76cd50ada5fef6da89597acf.jpg\" alt=\"Lapangan Kerja Bersama Orang Asing\" width=\"600\" height=\"338\" \/><\/p>\n<p>Setiap kali ada pembicaraan mengenai kecelakaan atau kesalahan yang dilakukan pekerja asing, hal itu sering kali disepelekan dengan alasan \u201ckarena tidak bisa berkomunikasi\u201d.<\/p>\n<p>Namun, pada kenyataannya, saat mengajar karyawan baru asal Jepang pun, mereka mengalami kesulitan di bagian yang sama.<\/p>\n<p>Instruksi yang tidak jelas, isyarat yang tidak seragam, dan konfirmasi yang hanya berupa, \u201cSudah mengerti?\u201d<\/p>\n<p>Saya rasa, cara mengajar yang dapat dipahami oleh pekerja asing pada akhirnya adalah cara mengajar yang dapat dipahami oleh siapa pun.<\/p>\n<p>Meskipun saya menulisnya dengan nada sok tahu, saya sendiri masih sering bilang, \u201cKerjakan saja asal-asalan,\u201d hahaha.<\/p>\n<p>Pertama-tama, saya akan mulai memperbaiki kebiasaan bicara saya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sampai jumpa lagi.<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"0Cq83JCh6q\"><p><a href=\"https:\/\/norimen.net\/id\/iklan-kuden-pro-cleaning\/\">Video Iklan \u201cKuden Pro: Pekerja Pembersih Lereng \u2013 Bagian Pertama\u201d Telah Dirilis | Penyebaran Informasi<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"\u201cVideo Iklan \u201dKuden Pro: Pembersihan Lereng \u2013 Bagian Pertama\u2019 Telah Dirilis | Penyebaran Informasi\u201d \u2014 Sekolah Manajemen Lereng Shin-Ent\" src=\"https:\/\/norimen.net\/kuden-pro-cleaning-cm\/embed\/#?secret=HNcLO2UKyz#?secret=0Cq83JCh6q\" data-secret=\"0Cq83JCh6q\" width=\"600\" height=\"338\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halo semuanya. Ini Enta. Kata \u201cRaku!\u201d yang sering kita teriakkan begitu saja di lokasi pekerjaan lereng. Eh, apakah Anda pernah menjelaskan arti kata itu dengan jelas kepada pekerja asing? Kata itu sebenarnya berasal dari huruf \u201cra\u201d dalam \u201crakushi\u201d (longsoran batu), tetapi semakin fasih seseorang belajar bahasa Jepang, semakin wajar jika mereka mengira itu berarti \u201craku\u201d (nyaman)\u2026<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":67133,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[14032,14271],"tags":[2831,14539,14540,14541],"class_list":["post-67125","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-foreign-workers-vi","category-construction-industry-3","tag-2831","tag-14539","tag-14540","tag-14541"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>\u5916\u56fd\u4eba\u4f5c\u696d\u54e1\u306b\u6cd5\u9762\u5de5\u4e8b\u3092\u3069\u3046\u6559\u3048\u308b\u304b\uff5c\u8077\u9577\u304c\u62bc\u3055\u3048\u305f\u3044\u5b89\u5168\u6307\u5c0e\u3068\u5de5\u7a0b\u8aac\u660e\u306e\u30b3\u30c4 - \u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"\u5916\u56fd\u4eba\u4f5c\u696d\u54e1\u306b\u6cd5\u9762\u5de5\u4e8b\u3092\u6559\u3048\u308b\u8077\u9577\u30fb\u76e3\u7763\u5411\u3051\u306e\u8a18\u4e8b\u3067\u3059\u3002\u539a\u52b4\u7701\u306e\u5916\u56fd\u4eba\u96c7\u7528\u7ba1\u7406\u6307\u91dd\u304c\u6c42\u3081\u308b\u300c\u7406\u89e3\u3067\u304d\u308b\u65b9\u6cd5\u300d\u3001\u30ed\u30fc\u30d7\u9ad8\u6240\u4f5c\u696d\u306e\u7279\u5225\u6559\u80b2\u3001\u3084\u3055\u3057\u3044\u65e5\u672c\u8a9e\u306e\u30cf\u30b5\u30df\u306e\u6cd5\u5247\u3001\u5fa9\u5531\u306b\u3088\u308b\u7406\u89e3\u78ba\u8a8d\u3001\u6e05\u6383\u30fb\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u30fb\u6cd5\u67a0\u30fb\u5439\u4ed8\u3092\u300c\u306a\u305c\u300d\u304b\u3089\u6559\u3048\u308b\u9806\u756a\u307e\u3067\u3001\u73fe\u5834\u3067\u4f7f\u3048\u308b\u5f62\u3067\u6574\u7406\u3057\u307e\u3057\u305f\u3002\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/norimen.net\/id\/panduan-mandor-untuk-melatih-pekerja-asing-dalam-pekerjaan-di-lereng\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"\u5916\u56fd\u4eba\u4f5c\u696d\u54e1\u306b\u6cd5\u9762\u5de5\u4e8b\u3092\u3069\u3046\u6559\u3048\u308b\u304b\uff5c\u8077\u9577\u304c\u62bc\u3055\u3048\u305f\u3044\u5b89\u5168\u6307\u5c0e\u3068\u5de5\u7a0b\u8aac\u660e\u306e\u30b3\u30c4\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u5916\u56fd\u4eba\u4f5c\u696d\u54e1\u306b\u6cd5\u9762\u5de5\u4e8b\u3092\u6559\u3048\u308b\u8077\u9577\u30fb\u76e3\u7763\u5411\u3051\u306e\u8a18\u4e8b\u3067\u3059\u3002\u539a\u52b4\u7701\u306e\u5916\u56fd\u4eba\u96c7\u7528\u7ba1\u7406\u6307\u91dd\u304c\u6c42\u3081\u308b\u300c\u7406\u89e3\u3067\u304d\u308b\u65b9\u6cd5\u300d\u3001\u30ed\u30fc\u30d7\u9ad8\u6240\u4f5c\u696d\u306e\u7279\u5225\u6559\u80b2\u3001\u3084\u3055\u3057\u3044\u65e5\u672c\u8a9e\u306e\u30cf\u30b5\u30df\u306e\u6cd5\u5247\u3001\u5fa9\u5531\u306b\u3088\u308b\u7406\u89e3\u78ba\u8a8d\u3001\u6e05\u6383\u30fb\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u30fb\u6cd5\u67a0\u30fb\u5439\u4ed8\u3092\u300c\u306a\u305c\u300d\u304b\u3089\u6559\u3048\u308b\u9806\u756a\u307e\u3067\u3001\u73fe\u5834\u3067\u4f7f\u3048\u308b\u5f62\u3067\u6574\u7406\u3057\u307e\u3057\u305f\u3002\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/norimen.net\/id\/panduan-mandor-untuk-melatih-pekerja-asing-dalam-pekerjaan-di-lereng\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/norimenman\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/norimenman\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-21T23:00:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/bebc1f20ca4503faa7b710b941076cf5.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"338\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"\u30a8\u30f3\u30bf\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@norimenman\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@norimenman\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"\u30a8\u30f3\u30bf\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"17 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"\u30a8\u30f3\u30bf\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7e507d48b040ed0f7a88ef4625070b95\"},\"headline\":\"\u5916\u56fd\u4eba\u4f5c\u696d\u54e1\u306b\u6cd5\u9762\u5de5\u4e8b\u3092\u3069\u3046\u6559\u3048\u308b\u304b\uff5c\u8077\u9577\u304c\u62bc\u3055\u3048\u305f\u3044\u5b89\u5168\u6307\u5c0e\u3068\u5de5\u7a0b\u8aac\u660e\u306e\u30b3\u30c4\",\"datePublished\":\"2026-09-21T23:00:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\\\/\"},\"wordCount\":6,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/bebc1f20ca4503faa7b710b941076cf5.jpg\",\"keywords\":[\"\u6cd5\u9762\u4fdd\u8b77\u5de5\",\"\u5916\u56fd\u4eba\u4f5c\u696d\u54e1\u306e\u5b89\u5168\u6559\u80b2\",\"\u8077\u9577\u306e\u6307\u5c0e\u65b9\u6cd5\",\"\u3084\u3055\u3057\u3044\u65e5\u672c\u8a9e\"],\"articleSection\":[\"\u5916\u56fd\u4eba\u52b4\u50cd\u8005\",\"\u5efa\u8a2d\u696d\u5168\u4f53\u306e\u8a71\u3057\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\\\/\",\"name\":\"\u5916\u56fd\u4eba\u4f5c\u696d\u54e1\u306b\u6cd5\u9762\u5de5\u4e8b\u3092\u3069\u3046\u6559\u3048\u308b\u304b\uff5c\u8077\u9577\u304c\u62bc\u3055\u3048\u305f\u3044\u5b89\u5168\u6307\u5c0e\u3068\u5de5\u7a0b\u8aac\u660e\u306e\u30b3\u30c4 - \u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/bebc1f20ca4503faa7b710b941076cf5.jpg\",\"datePublished\":\"2026-09-21T23:00:14+00:00\",\"description\":\"\u5916\u56fd\u4eba\u4f5c\u696d\u54e1\u306b\u6cd5\u9762\u5de5\u4e8b\u3092\u6559\u3048\u308b\u8077\u9577\u30fb\u76e3\u7763\u5411\u3051\u306e\u8a18\u4e8b\u3067\u3059\u3002\u539a\u52b4\u7701\u306e\u5916\u56fd\u4eba\u96c7\u7528\u7ba1\u7406\u6307\u91dd\u304c\u6c42\u3081\u308b\u300c\u7406\u89e3\u3067\u304d\u308b\u65b9\u6cd5\u300d\u3001\u30ed\u30fc\u30d7\u9ad8\u6240\u4f5c\u696d\u306e\u7279\u5225\u6559\u80b2\u3001\u3084\u3055\u3057\u3044\u65e5\u672c\u8a9e\u306e\u30cf\u30b5\u30df\u306e\u6cd5\u5247\u3001\u5fa9\u5531\u306b\u3088\u308b\u7406\u89e3\u78ba\u8a8d\u3001\u6e05\u6383\u30fb\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u30fb\u6cd5\u67a0\u30fb\u5439\u4ed8\u3092\u300c\u306a\u305c\u300d\u304b\u3089\u6559\u3048\u308b\u9806\u756a\u307e\u3067\u3001\u73fe\u5834\u3067\u4f7f\u3048\u308b\u5f62\u3067\u6574\u7406\u3057\u307e\u3057\u305f\u3002\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/bebc1f20ca4503faa7b710b941076cf5.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/bebc1f20ca4503faa7b710b941076cf5.jpg\",\"width\":600,\"height\":338,\"caption\":\"\u6cd5\u9762\u5de5\u4e8b\u3068\u5b89\u5168\u6307\u5c0e\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"\u30db\u30fc\u30e0\",\"item\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"\u5916\u56fd\u4eba\u4f5c\u696d\u54e1\u306b\u6cd5\u9762\u5de5\u4e8b\u3092\u3069\u3046\u6559\u3048\u308b\u304b\uff5c\u8077\u9577\u304c\u62bc\u3055\u3048\u305f\u3044\u5b89\u5168\u6307\u5c0e\u3068\u5de5\u7a0b\u8aac\u660e\u306e\u30b3\u30c4\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/\",\"name\":\"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\",\"description\":\"\u6cd5\u9762\u306e\u4e8b\u3092\u672c\u6c17\u3067\u77e5\u308a\u305f\u3044\u3042\u306a\u305f\u3078\uff01\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u30ce\u30ea\u30e1\u30f3\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#organization\",\"name\":\"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\",\"alternateName\":\"\u5869\u7530\u958b\u767a\u682a\u5f0f\u4f1a\u793e\",\"url\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\\\/#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\\\/#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/norimenman\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/norimenman\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/enta.d\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7e507d48b040ed0f7a88ef4625070b95\",\"name\":\"\u30a8\u30f3\u30bf\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g\",\"caption\":\"\u30a8\u30f3\u30bf\"},\"description\":\"\u5927\u624b\u6cd5\u9762\u5c02\u9580\u5efa\u8a2d\u4f1a\u793e\u306b\u5c31\u8077\u5f8c\u300132\u6b73\u3067\u72ec\u7acb\u3002 \u3042\u307e\u308a\u306e\u6687\u3055\u306b\u30d6\u30ed\u30b0\u3092\u958b\u8a2d\u3002\u6cd5\u9762\u306e\u30ce\u30a6\u30cf\u30a6\u3092\u516c\u958b\u3057\u3001\u3042\u308a\u3068\u3042\u3089\u3086\u308b\u8cea\u554f\u306b\u7b54\u3048\u3066\u304d\u307e\u3057\u305f\u3002 \u305d\u306e\u7d50\u679c\u3001\u6cd5\u9762\u696d\u8005\u3001\u5143\u8acb\u696d\u8005\u3001\u305d\u306e\u4ed6\u30bc\u30cd\u30b3\u30f3\u304b\u3089\u306e\u554f\u3044\u5408\u308f\u305b\u3001\u8cea\u554f\u3001\u53d7\u6ce8\u304c\u5897\u3048\u3066\u304d\u307e\u3057\u305f\u3002 \u30a2\u30e1\u30d6\u30ed\u3067\u306f\u30bd\u30b3\u30bd\u30b3\u95b2\u89a7\u304c\u5897\u3048\u3001 \u305d\u3053\u3067\u72ec\u81ea\u30c9\u30e1\u30a4\u30f3\u3092\u53d6\u5f97\u3057\u5c11\u3057\u3067\u3082\u5feb\u9069\u306a\u30d6\u30ed\u30b0\u3092\u76ee\u5dee\u3059\u3079\u304f\u3001\u30a2\u30e1\u30d6\u30ed\u304b\u3089\u306e\u5352\u696d\u3092\u6c7a\u3081\u307e\u3057\u305f\u3002 \u4eca\u5f8c\u3082\u3053\u3061\u3089\u3067\u5305\u307f\u96a0\u3055\u305a\u5168\u3066\u306e\u30ce\u30a6\u30cf\u30a6\u3092\u516c\u958b\u3057\u3066\u3044\u3053\u3046\u3068\u601d\u3063\u3066\u3044\u307e\u3059\u3002 \u4eca\u5f8c\u3068\u3082\u3088\u308d\u3057\u304f\u304a\u9858\u3044\u7533\u3057\u4e0a\u3052\u307e\u3059\u3002\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/enta-d.co.jp\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/norimenman\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/enta.d\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/norimenman\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/entadnorimenman\"]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\\\/#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/10\\\/site_title_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/10\\\/site_title_logo.png\",\"width\":220,\"height\":50,\"caption\":\"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagaimana Cara Mengajarkan Pekerjaan Pemeliharaan Lereng kepada Pekerja Asing\uff5cKiat-kiat Pembinaan Keselamatan dan Penjelasan Proses Kerja yang Harus Dipahami oleh Mandor - Sekolah Manajemen Lereng Shin-Ent","description":"Artikel ini ditujukan bagi mandor dan pengawas yang mengajarkan pekerjaan pemeliharaan lereng kepada pekerja asing. Mulai dari \u201cmetode yang mudah dipahami\u201d sebagaimana disyaratkan dalam Pedoman Pengelolaan Ketenagakerjaan Tenaga Kerja Asing dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan, pendidikan khusus untuk pekerjaan di ketinggian dengan tali, \u201cAturan Gunting\u201d dalam bahasa Jepang yang mudah dipahami, konfirmasi pemahaman melalui pengulangan, hingga urutan pengajaran mulai dari \u201cmengapa\u201d untuk pekerjaan pembersihan, pemasangan anyaman, rangka lereng, dan penyemprotan, semuanya telah disusun dalam bentuk yang dapat langsung diterapkan di lapangan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/norimen.net\/id\/panduan-mandor-untuk-melatih-pekerja-asing-dalam-pekerjaan-di-lereng\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"\u5916\u56fd\u4eba\u4f5c\u696d\u54e1\u306b\u6cd5\u9762\u5de5\u4e8b\u3092\u3069\u3046\u6559\u3048\u308b\u304b\uff5c\u8077\u9577\u304c\u62bc\u3055\u3048\u305f\u3044\u5b89\u5168\u6307\u5c0e\u3068\u5de5\u7a0b\u8aac\u660e\u306e\u30b3\u30c4","og_description":"\u5916\u56fd\u4eba\u4f5c\u696d\u54e1\u306b\u6cd5\u9762\u5de5\u4e8b\u3092\u6559\u3048\u308b\u8077\u9577\u30fb\u76e3\u7763\u5411\u3051\u306e\u8a18\u4e8b\u3067\u3059\u3002\u539a\u52b4\u7701\u306e\u5916\u56fd\u4eba\u96c7\u7528\u7ba1\u7406\u6307\u91dd\u304c\u6c42\u3081\u308b\u300c\u7406\u89e3\u3067\u304d\u308b\u65b9\u6cd5\u300d\u3001\u30ed\u30fc\u30d7\u9ad8\u6240\u4f5c\u696d\u306e\u7279\u5225\u6559\u80b2\u3001\u3084\u3055\u3057\u3044\u65e5\u672c\u8a9e\u306e\u30cf\u30b5\u30df\u306e\u6cd5\u5247\u3001\u5fa9\u5531\u306b\u3088\u308b\u7406\u89e3\u78ba\u8a8d\u3001\u6e05\u6383\u30fb\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u30fb\u6cd5\u67a0\u30fb\u5439\u4ed8\u3092\u300c\u306a\u305c\u300d\u304b\u3089\u6559\u3048\u308b\u9806\u756a\u307e\u3067\u3001\u73fe\u5834\u3067\u4f7f\u3048\u308b\u5f62\u3067\u6574\u7406\u3057\u307e\u3057\u305f\u3002","og_url":"https:\/\/norimen.net\/id\/panduan-mandor-untuk-melatih-pekerja-asing-dalam-pekerjaan-di-lereng\/","og_site_name":"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/norimenman","article_author":"https:\/\/www.facebook.com\/norimenman\/","article_published_time":"2026-09-21T23:00:14+00:00","og_image":[{"width":600,"height":338,"url":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/bebc1f20ca4503faa7b710b941076cf5.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"\u30a8\u30f3\u30bf","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@norimenman","twitter_site":"@norimenman","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"\u30a8\u30f3\u30bf","Estimasi waktu membaca":"17 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/norimen.net\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\/"},"author":{"name":"\u30a8\u30f3\u30bf","@id":"https:\/\/norimen.net\/#\/schema\/person\/7e507d48b040ed0f7a88ef4625070b95"},"headline":"\u5916\u56fd\u4eba\u4f5c\u696d\u54e1\u306b\u6cd5\u9762\u5de5\u4e8b\u3092\u3069\u3046\u6559\u3048\u308b\u304b\uff5c\u8077\u9577\u304c\u62bc\u3055\u3048\u305f\u3044\u5b89\u5168\u6307\u5c0e\u3068\u5de5\u7a0b\u8aac\u660e\u306e\u30b3\u30c4","datePublished":"2026-09-21T23:00:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\/"},"wordCount":6,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/bebc1f20ca4503faa7b710b941076cf5.jpg","keywords":["\u6cd5\u9762\u4fdd\u8b77\u5de5","\u5916\u56fd\u4eba\u4f5c\u696d\u54e1\u306e\u5b89\u5168\u6559\u80b2","\u8077\u9577\u306e\u6307\u5c0e\u65b9\u6cd5","\u3084\u3055\u3057\u3044\u65e5\u672c\u8a9e"],"articleSection":["\u5916\u56fd\u4eba\u52b4\u50cd\u8005","\u5efa\u8a2d\u696d\u5168\u4f53\u306e\u8a71\u3057"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/norimen.net\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/norimen.net\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\/","url":"https:\/\/norimen.net\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\/","name":"Bagaimana Cara Mengajarkan Pekerjaan Pemeliharaan Lereng kepada Pekerja Asing\uff5cKiat-kiat Pembinaan Keselamatan dan Penjelasan Proses Kerja yang Harus Dipahami oleh Mandor - Sekolah Manajemen Lereng Shin-Ent","isPartOf":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/bebc1f20ca4503faa7b710b941076cf5.jpg","datePublished":"2026-09-21T23:00:14+00:00","description":"Artikel ini ditujukan bagi mandor dan pengawas yang mengajarkan pekerjaan pemeliharaan lereng kepada pekerja asing. Mulai dari \u201cmetode yang mudah dipahami\u201d sebagaimana disyaratkan dalam Pedoman Pengelolaan Ketenagakerjaan Tenaga Kerja Asing dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan, pendidikan khusus untuk pekerjaan di ketinggian dengan tali, \u201cAturan Gunting\u201d dalam bahasa Jepang yang mudah dipahami, konfirmasi pemahaman melalui pengulangan, hingga urutan pengajaran mulai dari \u201cmengapa\u201d untuk pekerjaan pembersihan, pemasangan anyaman, rangka lereng, dan penyemprotan, semuanya telah disusun dalam bentuk yang dapat langsung diterapkan di lapangan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/norimen.net\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/norimen.net\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\/#primaryimage","url":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/bebc1f20ca4503faa7b710b941076cf5.jpg","contentUrl":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/bebc1f20ca4503faa7b710b941076cf5.jpg","width":600,"height":338,"caption":"\u6cd5\u9762\u5de5\u4e8b\u3068\u5b89\u5168\u6307\u5c0e"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/norimen.net\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"\u30db\u30fc\u30e0","item":"https:\/\/norimen.net\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"\u5916\u56fd\u4eba\u4f5c\u696d\u54e1\u306b\u6cd5\u9762\u5de5\u4e8b\u3092\u3069\u3046\u6559\u3048\u308b\u304b\uff5c\u8077\u9577\u304c\u62bc\u3055\u3048\u305f\u3044\u5b89\u5168\u6307\u5c0e\u3068\u5de5\u7a0b\u8aac\u660e\u306e\u30b3\u30c4"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/norimen.net\/#website","url":"https:\/\/norimen.net\/","name":"Kursus Pengelolaan Lereng dari Shin-Enta","description":"Bagi Anda yang benar-benar ingin mengetahui tentang lereng!","publisher":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/#organization"},"alternateName":"\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u30ce\u30ea\u30e1\u30f3","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/norimen.net\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/norimen.net\/#organization","name":"Kursus Pengelolaan Lereng dari Shin-Enta","alternateName":"\u5869\u7530\u958b\u767a\u682a\u5f0f\u4f1a\u793e","url":"https:\/\/norimen.net\/","logo":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\/#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\/#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/norimenman","https:\/\/x.com\/norimenman","https:\/\/www.instagram.com\/enta.d"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/norimen.net\/#\/schema\/person\/7e507d48b040ed0f7a88ef4625070b95","name":"Hiburan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g","caption":"\u30a8\u30f3\u30bf"},"description":"Setelah bekerja di perusahaan konstruksi besar yang berspesialisasi dalam lereng, saya memutuskan untuk mandiri pada usia 32 tahun. Karena terlalu banyak waktu luang, saya membuka blog. Di sana, saya membagikan pengetahuan tentang lereng dan menjawab segala macam pertanyaan. Hasilnya, permintaan informasi, pertanyaan, dan pesanan dari kontraktor lereng, kontraktor utama, serta perusahaan konstruksi umum lainnya pun semakin meningkat. Jumlah pengunjung di Ameblo pun cukup meningkat, sehingga saya memutuskan untuk pindah dari Ameblo dengan membeli domain sendiri demi menciptakan blog yang lebih nyaman. Ke depannya, saya berencana untuk terus membagikan semua pengetahuan secara terbuka di sini. Mohon dukungan Anda terus menerus.","sameAs":["http:\/\/enta-d.co.jp\/","https:\/\/www.facebook.com\/norimenman\/","https:\/\/www.instagram.com\/enta.d\/","https:\/\/x.com\/norimenman","https:\/\/www.youtube.com\/c\/entadnorimenman"]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/norimen.net\/foreman-guide-teaching-foreign-workers-slope-work\/#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/site_title_logo.png","contentUrl":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/site_title_logo.png","width":220,"height":50,"caption":"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e"}]}},"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_sharing_enabled":true,"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-09-30 05:57:34","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category","extraData":[]},"publishpress_future_workflow_manual_trigger":{"enabledWorkflows":[]},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/bebc1f20ca4503faa7b710b941076cf5.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67125","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67125"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67125\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":67139,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67125\/revisions\/67139"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67133"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}