{"id":65858,"date":"2026-06-20T08:00:31","date_gmt":"2026-06-19T23:00:31","guid":{"rendered":"https:\/\/norimen.net\/?p=65858"},"modified":"2026-06-17T01:18:42","modified_gmt":"2026-06-16T16:18:42","slug":"dasar-dasar-tingkat-kelembaban-permukaan-4-kondisi-dan-koreksi-campuran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/norimen.net\/id\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\/","title":{"rendered":"Pengetahuan Dasar tentang Kadar Air Permukaan | Penjelasan tentang 4 Kondisi Kadar Air Agregat dan Penyesuaian Perbandingan Campuran di Lapangan"},"content":{"rendered":"<p>Halo semuanya.<\/p>\n<p>Ini Enta.<\/p>\n<p>Saat berada di lokasi pekerjaan lereng dan merasa, \u201cMortar hari ini terasa sangat encer,\u201d sebelum meragukan komposisinya,<strong>Kadar air permukaan pasir<\/strong>Meragukannya adalah hal yang biasa. (Bahkan kadar air yang diatur oleh tukang pun saya ragukan, haha)<\/p>\n<p>Pada dasarnya, meskipun saya bermaksud mengikuti perbandingan yang tertera dalam tabel formulasi, yaitu \u201cW\/C=50%\u201d, jika kadar air dalam pasir lebih tinggi dari yang diperkirakan,<\/p>\n<p>Karena rasio air-semen yang sebenarnya lebih tinggi, maka hasilnya adalah adukan semen yang sangat encer, hehe.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-6204\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/a252e8b160d3bab53bbe0182ae2abfc4.jpg\" alt=\"Pabrik Pengolahan Pasir Cuci\" width=\"600\" height=\"460\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/a252e8b160d3bab53bbe0182ae2abfc4.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/a252e8b160d3bab53bbe0182ae2abfc4-300x230.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>Kali ini,<strong>Pengetahuan Dasar tentang Kadar Air Permukaan Agregat Halus<\/strong>Mulai dari keempat kondisi kadar air agregat, metode pengukuran sesuai standar JIS, hingga perhitungan koreksi campuran di lapangan, akan saya jelaskan dari sudut pandang praktik lapangan.<\/p>\n<p>Dari seri \"Pasir\" yang sama,<a href=\"https:\/\/norimen.net\/id\/modulus-kehalusan-labu-chapman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa itu labu Chapman?<\/a>\u30fb<a href=\"https:\/\/norimen.net\/id\/volume-pasir-semprotan-mortar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Arti dari 1,24 m\u00b3 pasir untuk penyemprotan mortar<\/a>Jika dibaca bersamaan dengan itu, Anda akan dapat memahami gambaran keseluruhan mengenai pengelolaan formulasi.<\/p>\n<h2>Kondisi kadar air agregat dapat diklasifikasikan menjadi 4 tingkatan<\/h2>\n<p>Dalam perhitungan komposisi material teknik sipil,<strong>Kondisi kadar air agregat (terutama pasir) dapat diklasifikasikan menjadi 4 tingkatan<\/strong>Itulah prinsip dasarnya.<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>status<\/th>\n<th>Nama<\/th>\n<th>Penjelasan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>\u2460<\/td>\n<td><strong>Kering total<\/strong>(Sangat kering)<\/td>\n<td>Kondisi yang telah dikeringkan pada suhu 105\u00b0C hingga tidak mengandung air sama sekali. Untuk keperluan pengujian<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\u2461<\/td>\n<td><strong>Pengeringan secara alami<\/strong><\/td>\n<td>Suhu kamar; keadaan di mana zat tersebut dibiarkan di dalam ruangan hingga mencapai kesetimbangan dengan udara<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\u2462<\/td>\n<td><strong>Permukaan kering, jenuh air<\/strong>(Pengeringan di udara terbuka)<\/td>\n<td>Bagian dalam butiran dipenuhi air, sedangkan permukaannya saja yang kering. Kriteria perhitungan formulasi<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\u2463<\/td>\n<td><strong>Lembab<\/strong><\/td>\n<td>Permukaannya juga basah. Pasir di lokasi umumnya seperti ini<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Dalam dunia perhitungan formulasi, kondisi kering pada tabel nomor \u2462 diperlakukan sebagai \u201cstandar\u201d.<\/p>\n<p>\u201cKepadatan kering permukaan\u201d, yang digunakan untuk menghitung volume absolut pasir, juga merupakan nilai yang diperoleh dengan membagi massa dalam kondisi kering permukaan dengan volume kering permukaan.<\/p>\n<p>Hal ini diatur dalam JIS A 1109 \u201cMetode Pengujian Kepadatan dan Tingkat Penyerapan Air Agregat Halus\u201d.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-65859\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/9748d25cfb37913b3033979b8a2241e9.jpg\" alt=\"Ilustrasi air di permukaan dan penyerapan air di dalam satu butir pasir\" width=\"600\" height=\"338\" \/><\/p>\n<h3>Apa itu kadar air permukaan?<\/h3>\n<p>\u300c<strong>Kadar air permukaan<\/strong>\u201d mengacu pada kondisi kering di permukaan,<strong>Kandungan air yang dimiliki pasir di lokasi (dalam kondisi basah) di atas kadar air permukaan<\/strong>Persentasenya.<\/p>\n<p>Jika ditulis dalam bentuk rumus,<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 20px;\"><strong>Tingkat kelembaban permukaan (%) = (massa basah \u2013 massa kering permukaan) \/ massa kering permukaan \u00d7 100<\/strong><\/span><\/p>\n<p>Misalnya, jika 100 g pasir dari lokasi proyek ditimbang menggunakan labu Chapman dan kadar air permukaannya adalah 51 TP3T, berarti terdapat sekitar 4,8 g air permukaan yang menempel pada 100 g pasir tersebut<br \/>\n(Secara tepat, massa kering permukaan dalam 100 g bahan basah adalah sekitar 95,2 g, sedangkan air di permukaannya sekitar 4,8 g), begitulah gambaran umumnya.<\/p>\n<h3>Berapa banyak pasir yang biasanya ada di lokasi proyek?<\/h3>\n<p>Pasir di lokasi pekerjaan lereng tersebut baru saja diangkut dari pabrik pasir milik perusahaan pasir, dan<strong>Secara umum, kadar air permukaan berkisar antara 3 hingga 81 TP3T. Pada pagi hari setelah hujan atau di tempat penyimpanan terbuka, kadar airnya bisa melebihi 101 TP3T.<\/strong>Hal ini terkadang terjadi.<\/p>\n<p>Sebaliknya, berdasarkan pengalaman di lapangan, pada sore hari di tengah musim panas ketika udara mulai mengering, nilainya bisa turun hingga sekitar 1\u201331 TP3T.<\/p>\n<p>Karena cuaca dan musim dapat berubah-ubah bahkan dalam satu hari,<strong>Pengukuran dilakukan dua kali, yaitu pagi dan siang hari<\/strong>Hal tersebut telah menjadi prosedur standar dalam manajemen mutu.<\/p>\n<p>Pada dasarnya, melapisi dengan terpal biru secara konsisten akan memberikan kesan yang lebih baik (bagi petugas pemeriksa).<\/p>\n<p>Kalau diukur setiap hari dan terus mengalaminya, kamu bakal ngerti dan mulai merasa, \u201cYa, begitulah kira-kira,\u201d hehe.<\/p>\n<h2>Dua metode pengujian menurut standar JIS<\/h2>\n<p>Metode pengukuran kadar air permukaan pasir diatur dalam standar JIS,<strong>Kedua metode diatur secara paralel<\/strong>...sedang dilakukan.<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Spesifikasi<\/th>\n<th>Metode Pengujian<\/th>\n<th>Peralatan<\/th>\n<th>Fitur<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td><strong>JIS A 1111:2015<\/strong><\/td>\n<td>Metode Volume\uff0fMetode Massa<\/td>\n<td>Labu Chapman, dll.<\/td>\n<td>Dapat langsung diukur di lokasi dalam waktu sekitar 5 menit<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>JIS A 1125:2015<\/strong><\/td>\n<td>Metode Penurunan Berat Badan dengan Pengeringan<\/td>\n<td>Timbangan Elektronik + Oven Pengering<\/td>\n<td>Untuk ruang uji \u00b7 Presisi tinggi \u00b7 Memerlukan waktu<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-65860\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/ce10e9cdd72892cfa8cdc894d2113748.jpg\" alt=\"Labu Chapman dan oven pengering\" width=\"600\" height=\"338\" \/><\/p>\n<h3>Di lapangan, metode Chapman sesuai JIS A 1111 merupakan metode yang paling umum digunakan<\/h3>\n<p>Di lokasi lereng<strong>Ingin segera melihat hasilnya<\/strong>Oleh karena itu, digunakan metode volumetrik dengan labu Chapman sesuai standar JIS A 1111.<\/p>\n<p>Prosedur pengujian adalah<\/p>\n<ul>\n<li>Ke dalam labu Chapman berkapasitas 500 mL<strong>Air suling hingga tanda 200 mL<\/strong><\/li>\n<li>Pasir<strong>Masukkan 500 g<\/strong>, menghilangkan gelembung udara<\/li>\n<li>Menghitung kadar air permukaan berdasarkan pembacaan labu (V\u2082) dan massa pasir<\/li>\n<\/ul>\n<p>Langkah-langkah selengkapnya adalah<a href=\"https:\/\/norimen.net\/id\/modulus-kehalusan-labu-chapman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa Itu Labu Chapman? | Uji Kadar Air Permukaan Agregat Halus<\/a>Hal ini telah dijelaskan di sana, jadi silakan lihat.<\/p>\n<h3>Pengukuran presisi untuk ruang uji sesuai dengan JIS A 1125<\/h3>\n<p>Jika mengutamakan akurasi, maka sesuai dengan JIS A 1125 \u201cMetode Pengujian Kadar Air Agregat dan Metode Pengujian Kadar Air Permukaan Berdasarkan Kadar Air\u201d<strong>Metode Penurunan Berat Badan dengan Pengeringan<\/strong>Gunakan.<\/p>\n<p>Metode untuk menghitung kadar air permukaan dengan mengeringkan sampel yang basah dalam oven (sekitar 105 \u00b0C) guna menentukan kadar airnya, kemudian mengurangkan kadar penyerapan air yang telah dihitung secara terpisah.<\/p>\n<h2>Contoh konkret penyesuaian komposisi<\/h2>\n<p><strong>Apa gunanya mengukur kadar air permukaan?<\/strong>\uff1d<strong>Penyesuaian formulasi di lapangan<\/strong>Ini tentang...<\/p>\n<h3>Contoh formulasi<\/h3>\n<p>Contoh perbandingan bahan yang ditulis berdasarkan spesifikasi standar lama:<\/p>\n<p><strong>Komposisi: C:S=1:4, W\/C=55% (per 1 m\u00b3 mortar)<\/strong><\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Bahan-bahan<\/th>\n<th>Massa<\/th>\n<th>Hubungan Volume<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Semen (C)<\/td>\n<td><strong>420 kg<\/strong><\/td>\n<td>\u2014<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Pasir (S)<\/td>\n<td><strong>1.640 kg<\/strong><\/td>\n<td>Volume total sekitar 1,24 m\u00b3<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Air (W)<\/td>\n<td><strong>231 kg<\/strong>(W\/C=55%)<\/td>\n<td>\u2014<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h3>Perhitungan koreksi jika kadar air permukaan sebesar 5%<\/h3>\n<h2><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-65861\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/66ed3ed8aac3bad01d3c54b4ea046ced.jpg\" alt=\"Alur koreksi dari formulasi yang ditentukan \u2192 formulasi yang disesuaikan di lapangan\" width=\"600\" height=\"338\" \/><\/h2>\n<p>Komposisi campuran yang telah disesuaikan jika kadar air permukaan pada pasir di lokasi pekerjaan adalah 5%:<\/p>\n<ul>\n<li>Massa total pasir = 1.640 kg (termasuk yang setara dengan kelembaban permukaan + air di permukaan)<\/li>\n<li>Jumlah air permukaan = 1.640 \u00d7 5% = <strong>82 kg<\/strong><\/li>\n<li>Koreksi air campuran = 231 kg \u2013 82 kg = <strong>149 kg<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Artinya<strong>Jika memasukkan 1.640 kg pasir sesuai tabel komposisi, kurangi air pencampur menjadi 149 kg, bukan 231 kg<\/strong>Dengan demikian, kita bisa tetap mempertahankan W\/C=55% yang semula.<\/p>\n<p>Sebaliknya, jika air seberat 231 kg dituangkan tanpa penyesuaian,<\/p>\n<ul>\n<li>Nilai sebenarnya dari W = 231 + 82 = <strong>313 kg<\/strong><\/li>\n<li>W\/C sebenarnya = 313 \/ 420 = <strong>sekitar 741 TP3T<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Dengan demikian, mortar yang dihasilkan akan mengandung air sekitar 20% lebih banyak daripada yang diperkirakan.<\/p>\n<p><strong>Ini tidak baik karena menyimpang dari perbandingan bahan yang ditentukan dalam spesifikasi desain.<\/strong>\u3002<\/p>\n<h3>Hubungan antara Rasio Air-Semen dan Kekuatan Tekan<\/h3>\n<p>Ini adalah hal yang paling mendasar dalam teknik sipil, tetapi,<strong>Semakin rendah rasio W\/C, semakin tinggi kekuatan tekan<\/strong>(Rumus perbandingan semen-air \/ Rumus Abrams).<\/p>\n<p>Sebaliknya <strong>Semakin tinggi rasio W\/C, semakin rendah kekuatannya<\/strong>\u3002<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Rasio W\/C<\/th>\n<th>Tren Kekuatan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>40%<\/td>\n<td>Kekuatan tinggi (kelancaran perlu disesuaikan)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>50%<\/td>\n<td>Standar Keseimbangan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>55%<\/td>\n<td>Meskipun agak rendah, namun kemudahan pemasangannya baik<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>65% atau lebih<\/strong><\/td>\n<td><strong>Risiko penurunan kekuatan sangat tinggi<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Untuk pengaturan kadar air permukaan, di lapangan biasanya ditetapkan pada nilai W\/C sekitar 50%.<\/p>\n<p>Karena alasan ini, lebih mudah mengelolanya jika cuaca sangat cerah sehingga boleh menambahkan sedikit air.<\/p>\n<p><strong>Pengendalian kadar air permukaan = Pengendalian kekuatan akhir<\/strong>Karena ini bisa berdampak, tolong perhatikan sedikit ya w<\/p>\n<h2>Tips untuk mengelola kadar air permukaan di lapangan \u201ctanpa rasa khawatir\u201d<\/h2>\n<p>Tiga kiat di lapangan.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Pengukuran 2 kali sehari: pagi dan siang<\/strong>Jadikan hal tersebut sebagai rutinitas harian pada waktu yang sama (pagi-pagi sekali atau siang hari)<\/li>\n<li>Alat percobaan (labu Chapman, timbangan elektronik, air suling) di dekat tumpukan pasir<strong>Persediaan<\/strong>Simpanlah dengan rapi di dalam kotak (sehingga sedikit mengurangi kerumitan dalam mengaturnya w)<\/li>\n<li><b>Kita harus memastikan Chapman tidak akan pernah kalah! \ud83d\udc47\ud83d\udc47<\/b><b>\ud83d\udc47\ud83d\udc47 Rekomendasi!<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"jetpack-video-wrapper\"><iframe loading=\"lazy\" title=\"\u3010Cara Memasang Aksesori pada Labu Chapman\u3011\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/cWP4GHGEq0s?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<p>Hanya dengan ini saja, kerumitan dan stres dalam mengelola formulasi akan sedikit berkurang.<\/p>\n<p>Sebenarnya, jika perbandingan campurannya tidak terlalu berbeda, kekuatan material memang menjadi perhatian, namun terkadang ada agregat halus yang sulit menghasilkan kekuatan yang memadai.<\/p>\n<p>Harap berhati-hati dalam hal itu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sampai jumpa lagi.<\/p>\n<p>\u3010Artikel terkait\u3011<\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/norimen.net\/id\/modulus-kehalusan-labu-chapman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa Itu Labu Chapman? | Uji Kadar Air Permukaan Agregat Halus<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/norimen.net\/id\/volume-pasir-semprotan-mortar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Arti 1,24 m\u00b3 Pasir untuk Semprotan Mortar | Volume Longgar dan Volume Absolut<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/norimen.net\/id\/kekuatan-tekan-semen-susu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Standar Uji Kekuatan Tekan Susu Semen | Mengapa 3 Sampel di Pagi Hari dan 3 Sampel di Sore Hari<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p>\u3010Daftar Pustaka\u30fbSumber\u3011<\/p>\n<ul>\n<li>JIS A 1109 \u201cMetode Pengujian Kepadatan dan Tingkat Penyerapan Air Agregat Halus\u201d (Ketentuan mengenai kepadatan kering dan tingkat penyerapan air)<\/li>\n<li>JIS A 1111:2015 \u201cMetode Pengujian Kadar Air Permukaan Agregat Halus\u201d (Metode Volume dan Metode Massa)<\/li>\n<li>JIS A 1125:2015 \u201cMetode Pengujian Kadar Air Agregat dan Metode Pengujian Kadar Air Permukaan Berdasarkan Kadar Air\u201d (metode pengurangan berat setelah pengeringan)<\/li>\n<li>Asosiasi Teknik Sipil Jepang, \u201cPedoman Standar Beton\u201d, Bagian Konstruksi (Bab Perancangan Komposisi)<\/li>\n<li>JSCE.jp untuk Insinyur \u201cMengenai Rumus Perhitungan Uji Kadar Air Permukaan Agregat Halus\u201d<\/li>\n<\/ul>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halo semuanya. Ini Enta. Saat berada di lokasi pekerjaan lereng dan merasa \u201cMortar hari ini terasa sangat encer,\u201d langkah standar yang harus dilakukan adalah memeriksa kadar air permukaan pasir terlebih dahulu, sebelum mencurigai komposisi campurannya. (Saya juga curiga dengan takaran air yang diberikan tukang, hehe.) Pada dasarnya, meskipun kita bermaksud mengikuti tabel komposisi yang tertulis \u201cW\/C=50%\u201d, kadar air yang terkandung dalam pasir\u2026<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":65863,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[36],"tags":[70,14161,14413,14414],"class_list":["post-65858","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-quality","tag-70","tag-14161","tag-14413","tag-14414"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.5 (Yoast SEO v28.6) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>\u8868\u9762\u6c34\u7387\u306e\u57fa\u790e\u77e5\u8b58\uff5c\u9aa8\u6750\u306e\u542b\u6c344\u72b6\u614b\u3068\u73fe\u5834\u914d\u5408\u88dc\u6b63\u3092\u89e3\u8aac - \u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"\u7d30\u9aa8\u6750\u306e\u8868\u9762\u6c34\u7387\u306e\u57fa\u790e\u77e5\u8b58\u3092\u3001\u9aa8\u6750\u306e\u542b\u6c344\u72b6\u614b\uff08\u7d76\u4e7e\u30fb\u6c17\u4e7e\u30fb\u8868\u4e7e\u30fb\u6e7f\u6f64\uff09\u304b\u3089 JIS A 1111\u30fbA 1125 \u306e2\u65b9\u5f0f\u306e\u8a66\u9a13\u65b9\u6cd5\u3001\u8868\u9762\u6c34\u73875%\u6642\u306e\u914d\u5408\u88dc\u6b63\u8a08\u7b97\u4f8b\uff08\u78021,640kg\u30fb\u6c34231kg\u2192149kg\uff09\u3001W\/C\u6bd4\u3068\u5727\u7e2e\u5f37\u5ea6\u306e\u95a2\u4fc2\u307e\u3067\u571f\u6728\u5c4b\u304c\u6574\u7406\u3057\u3066\u89e3\u8aac\u3057\u307e\u3059\u3002\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/norimen.net\/id\/dasar-dasar-tingkat-kelembaban-permukaan-4-kondisi-dan-koreksi-campuran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"\u8868\u9762\u6c34\u7387\u306e\u57fa\u790e\u77e5\u8b58\uff5c\u9aa8\u6750\u306e\u542b\u6c344\u72b6\u614b\u3068\u73fe\u5834\u914d\u5408\u88dc\u6b63\u3092\u89e3\u8aac\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u7d30\u9aa8\u6750\u306e\u8868\u9762\u6c34\u7387\u306e\u57fa\u790e\u77e5\u8b58\u3092\u3001\u9aa8\u6750\u306e\u542b\u6c344\u72b6\u614b\uff08\u7d76\u4e7e\u30fb\u6c17\u4e7e\u30fb\u8868\u4e7e\u30fb\u6e7f\u6f64\uff09\u304b\u3089 JIS A 1111\u30fbA 1125 \u306e2\u65b9\u5f0f\u306e\u8a66\u9a13\u65b9\u6cd5\u3001\u8868\u9762\u6c34\u73875%\u6642\u306e\u914d\u5408\u88dc\u6b63\u8a08\u7b97\u4f8b\uff08\u78021,640kg\u30fb\u6c34231kg\u2192149kg\uff09\u3001W\/C\u6bd4\u3068\u5727\u7e2e\u5f37\u5ea6\u306e\u95a2\u4fc2\u307e\u3067\u571f\u6728\u5c4b\u304c\u6574\u7406\u3057\u3066\u89e3\u8aac\u3057\u307e\u3059\u3002\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/norimen.net\/id\/dasar-dasar-tingkat-kelembaban-permukaan-4-kondisi-dan-koreksi-campuran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/norimenman\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/norimenman\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-19T23:00:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/40e014d97daf053f2a96856c14df164e.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"338\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"\u30a8\u30f3\u30bf\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@norimenman\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@norimenman\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"\u30a8\u30f3\u30bf\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"\u30a8\u30f3\u30bf\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7e507d48b040ed0f7a88ef4625070b95\"},\"headline\":\"\u8868\u9762\u6c34\u7387\u306e\u57fa\u790e\u77e5\u8b58\uff5c\u9aa8\u6750\u306e\u542b\u6c344\u72b6\u614b\u3068\u73fe\u5834\u914d\u5408\u88dc\u6b63\u3092\u89e3\u8aac\",\"datePublished\":\"2026-06-19T23:00:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\\\/\"},\"wordCount\":103,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/40e014d97daf053f2a96856c14df164e.jpg\",\"keywords\":[\"\u54c1\u8cea\u7ba1\u7406\",\"\u7d30\u9aa8\u6750\",\"\u8868\u9762\u6c34\u7387\",\"\u914d\u5408\u7ba1\u7406\"],\"articleSection\":[\"\u54c1\u8cea\u7ba1\u7406\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\\\/\",\"name\":\"\u8868\u9762\u6c34\u7387\u306e\u57fa\u790e\u77e5\u8b58\uff5c\u9aa8\u6750\u306e\u542b\u6c344\u72b6\u614b\u3068\u73fe\u5834\u914d\u5408\u88dc\u6b63\u3092\u89e3\u8aac - \u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/40e014d97daf053f2a96856c14df164e.jpg\",\"datePublished\":\"2026-06-19T23:00:31+00:00\",\"description\":\"\u7d30\u9aa8\u6750\u306e\u8868\u9762\u6c34\u7387\u306e\u57fa\u790e\u77e5\u8b58\u3092\u3001\u9aa8\u6750\u306e\u542b\u6c344\u72b6\u614b\uff08\u7d76\u4e7e\u30fb\u6c17\u4e7e\u30fb\u8868\u4e7e\u30fb\u6e7f\u6f64\uff09\u304b\u3089 JIS A 1111\u30fbA 1125 \u306e2\u65b9\u5f0f\u306e\u8a66\u9a13\u65b9\u6cd5\u3001\u8868\u9762\u6c34\u73875%\u6642\u306e\u914d\u5408\u88dc\u6b63\u8a08\u7b97\u4f8b\uff08\u78021,640kg\u30fb\u6c34231kg\u2192149kg\uff09\u3001W\\\/C\u6bd4\u3068\u5727\u7e2e\u5f37\u5ea6\u306e\u95a2\u4fc2\u307e\u3067\u571f\u6728\u5c4b\u304c\u6574\u7406\u3057\u3066\u89e3\u8aac\u3057\u307e\u3059\u3002\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/40e014d97daf053f2a96856c14df164e.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/40e014d97daf053f2a96856c14df164e.jpg\",\"width\":600,\"height\":338,\"caption\":\"\u8868\u9762\u6c34\u7387\u306e\u57fa\u790e\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"\u30db\u30fc\u30e0\",\"item\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"\u8868\u9762\u6c34\u7387\u306e\u57fa\u790e\u77e5\u8b58\uff5c\u9aa8\u6750\u306e\u542b\u6c344\u72b6\u614b\u3068\u73fe\u5834\u914d\u5408\u88dc\u6b63\u3092\u89e3\u8aac\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/\",\"name\":\"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\",\"description\":\"\u6cd5\u9762\u306e\u4e8b\u3092\u672c\u6c17\u3067\u77e5\u308a\u305f\u3044\u3042\u306a\u305f\u3078\uff01\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u30ce\u30ea\u30e1\u30f3\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#organization\",\"name\":\"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\",\"alternateName\":\"\u5869\u7530\u958b\u767a\u682a\u5f0f\u4f1a\u793e\",\"url\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\\\/#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\\\/#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/norimenman\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/norimenman\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/enta.d\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7e507d48b040ed0f7a88ef4625070b95\",\"name\":\"\u30a8\u30f3\u30bf\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g\",\"caption\":\"\u30a8\u30f3\u30bf\"},\"description\":\"\u5927\u624b\u6cd5\u9762\u5c02\u9580\u5efa\u8a2d\u4f1a\u793e\u306b\u5c31\u8077\u5f8c\u300132\u6b73\u3067\u72ec\u7acb\u3002 \u3042\u307e\u308a\u306e\u6687\u3055\u306b\u30d6\u30ed\u30b0\u3092\u958b\u8a2d\u3002\u6cd5\u9762\u306e\u30ce\u30a6\u30cf\u30a6\u3092\u516c\u958b\u3057\u3001\u3042\u308a\u3068\u3042\u3089\u3086\u308b\u8cea\u554f\u306b\u7b54\u3048\u3066\u304d\u307e\u3057\u305f\u3002 \u305d\u306e\u7d50\u679c\u3001\u6cd5\u9762\u696d\u8005\u3001\u5143\u8acb\u696d\u8005\u3001\u305d\u306e\u4ed6\u30bc\u30cd\u30b3\u30f3\u304b\u3089\u306e\u554f\u3044\u5408\u308f\u305b\u3001\u8cea\u554f\u3001\u53d7\u6ce8\u304c\u5897\u3048\u3066\u304d\u307e\u3057\u305f\u3002 \u30a2\u30e1\u30d6\u30ed\u3067\u306f\u30bd\u30b3\u30bd\u30b3\u95b2\u89a7\u304c\u5897\u3048\u3001 \u305d\u3053\u3067\u72ec\u81ea\u30c9\u30e1\u30a4\u30f3\u3092\u53d6\u5f97\u3057\u5c11\u3057\u3067\u3082\u5feb\u9069\u306a\u30d6\u30ed\u30b0\u3092\u76ee\u5dee\u3059\u3079\u304f\u3001\u30a2\u30e1\u30d6\u30ed\u304b\u3089\u306e\u5352\u696d\u3092\u6c7a\u3081\u307e\u3057\u305f\u3002 \u4eca\u5f8c\u3082\u3053\u3061\u3089\u3067\u5305\u307f\u96a0\u3055\u305a\u5168\u3066\u306e\u30ce\u30a6\u30cf\u30a6\u3092\u516c\u958b\u3057\u3066\u3044\u3053\u3046\u3068\u601d\u3063\u3066\u3044\u307e\u3059\u3002 \u4eca\u5f8c\u3068\u3082\u3088\u308d\u3057\u304f\u304a\u9858\u3044\u7533\u3057\u4e0a\u3052\u307e\u3059\u3002\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/enta-d.co.jp\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/norimenman\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/enta.d\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/norimenman\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/entadnorimenman\"]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\\\/#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/10\\\/site_title_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/10\\\/site_title_logo.png\",\"width\":220,\"height\":50,\"caption\":\"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengetahuan Dasar tentang Kadar Air Permukaan | Penjelasan tentang 4 Kondisi Kadar Air Agregat dan Penyesuaian Perbandingan Campuran di Lapangan - Sekolah Manajemen Lereng Shin-Ent","description":"Pengetahuan dasar mengenai kadar air permukaan agregat halus, berdasarkan empat kondisi kadar air agregat (sangat kering, kering udara, kering permukaan, dan basah) hingga dua metode pengujian menurut JIS A 1111 dan A 1125, contoh perhitungan koreksi campuran saat kadar air permukaan 5% (pasir 1.640 kg \u00b7 air 231 kg \u2192 149 kg), hingga hubungan antara rasio W\/C dan kekuatan tekan, semuanya akan dijelaskan dan dirangkum oleh para ahli teknik sipil.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/norimen.net\/id\/dasar-dasar-tingkat-kelembaban-permukaan-4-kondisi-dan-koreksi-campuran\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"\u8868\u9762\u6c34\u7387\u306e\u57fa\u790e\u77e5\u8b58\uff5c\u9aa8\u6750\u306e\u542b\u6c344\u72b6\u614b\u3068\u73fe\u5834\u914d\u5408\u88dc\u6b63\u3092\u89e3\u8aac","og_description":"\u7d30\u9aa8\u6750\u306e\u8868\u9762\u6c34\u7387\u306e\u57fa\u790e\u77e5\u8b58\u3092\u3001\u9aa8\u6750\u306e\u542b\u6c344\u72b6\u614b\uff08\u7d76\u4e7e\u30fb\u6c17\u4e7e\u30fb\u8868\u4e7e\u30fb\u6e7f\u6f64\uff09\u304b\u3089 JIS A 1111\u30fbA 1125 \u306e2\u65b9\u5f0f\u306e\u8a66\u9a13\u65b9\u6cd5\u3001\u8868\u9762\u6c34\u73875%\u6642\u306e\u914d\u5408\u88dc\u6b63\u8a08\u7b97\u4f8b\uff08\u78021,640kg\u30fb\u6c34231kg\u2192149kg\uff09\u3001W\/C\u6bd4\u3068\u5727\u7e2e\u5f37\u5ea6\u306e\u95a2\u4fc2\u307e\u3067\u571f\u6728\u5c4b\u304c\u6574\u7406\u3057\u3066\u89e3\u8aac\u3057\u307e\u3059\u3002","og_url":"https:\/\/norimen.net\/id\/dasar-dasar-tingkat-kelembaban-permukaan-4-kondisi-dan-koreksi-campuran\/","og_site_name":"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/norimenman","article_author":"https:\/\/www.facebook.com\/norimenman\/","article_published_time":"2026-06-19T23:00:31+00:00","og_image":[{"width":600,"height":338,"url":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/40e014d97daf053f2a96856c14df164e.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"\u30a8\u30f3\u30bf","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@norimenman","twitter_site":"@norimenman","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"\u30a8\u30f3\u30bf","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/norimen.net\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\/"},"author":{"name":"\u30a8\u30f3\u30bf","@id":"https:\/\/norimen.net\/#\/schema\/person\/7e507d48b040ed0f7a88ef4625070b95"},"headline":"\u8868\u9762\u6c34\u7387\u306e\u57fa\u790e\u77e5\u8b58\uff5c\u9aa8\u6750\u306e\u542b\u6c344\u72b6\u614b\u3068\u73fe\u5834\u914d\u5408\u88dc\u6b63\u3092\u89e3\u8aac","datePublished":"2026-06-19T23:00:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\/"},"wordCount":103,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/40e014d97daf053f2a96856c14df164e.jpg","keywords":["\u54c1\u8cea\u7ba1\u7406","\u7d30\u9aa8\u6750","\u8868\u9762\u6c34\u7387","\u914d\u5408\u7ba1\u7406"],"articleSection":["\u54c1\u8cea\u7ba1\u7406"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/norimen.net\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/norimen.net\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\/","url":"https:\/\/norimen.net\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\/","name":"Pengetahuan Dasar tentang Kadar Air Permukaan | Penjelasan tentang 4 Kondisi Kadar Air Agregat dan Penyesuaian Perbandingan Campuran di Lapangan - Sekolah Manajemen Lereng Shin-Ent","isPartOf":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/40e014d97daf053f2a96856c14df164e.jpg","datePublished":"2026-06-19T23:00:31+00:00","description":"Pengetahuan dasar mengenai kadar air permukaan agregat halus, berdasarkan empat kondisi kadar air agregat (sangat kering, kering udara, kering permukaan, dan basah) hingga dua metode pengujian menurut JIS A 1111 dan A 1125, contoh perhitungan koreksi campuran saat kadar air permukaan 5% (pasir 1.640 kg \u00b7 air 231 kg \u2192 149 kg), hingga hubungan antara rasio W\/C dan kekuatan tekan, semuanya akan dijelaskan dan dirangkum oleh para ahli teknik sipil.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/norimen.net\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/norimen.net\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\/#primaryimage","url":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/40e014d97daf053f2a96856c14df164e.jpg","contentUrl":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/40e014d97daf053f2a96856c14df164e.jpg","width":600,"height":338,"caption":"\u8868\u9762\u6c34\u7387\u306e\u57fa\u790e"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/norimen.net\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"\u30db\u30fc\u30e0","item":"https:\/\/norimen.net\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"\u8868\u9762\u6c34\u7387\u306e\u57fa\u790e\u77e5\u8b58\uff5c\u9aa8\u6750\u306e\u542b\u6c344\u72b6\u614b\u3068\u73fe\u5834\u914d\u5408\u88dc\u6b63\u3092\u89e3\u8aac"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/norimen.net\/#website","url":"https:\/\/norimen.net\/","name":"Kursus Pengelolaan Lereng dari Shin-Enta","description":"Bagi Anda yang benar-benar ingin mengetahui tentang lereng!","publisher":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/#organization"},"alternateName":"\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u30ce\u30ea\u30e1\u30f3","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/norimen.net\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/norimen.net\/#organization","name":"Kursus Pengelolaan Lereng dari Shin-Enta","alternateName":"\u5869\u7530\u958b\u767a\u682a\u5f0f\u4f1a\u793e","url":"https:\/\/norimen.net\/","logo":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\/#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\/#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/norimenman","https:\/\/x.com\/norimenman","https:\/\/www.instagram.com\/enta.d"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/norimen.net\/#\/schema\/person\/7e507d48b040ed0f7a88ef4625070b95","name":"Hiburan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g","caption":"\u30a8\u30f3\u30bf"},"description":"Setelah bekerja di perusahaan konstruksi besar yang berspesialisasi dalam lereng, saya memutuskan untuk mandiri pada usia 32 tahun. Karena terlalu banyak waktu luang, saya membuka blog. Di sana, saya membagikan pengetahuan tentang lereng dan menjawab segala macam pertanyaan. Hasilnya, permintaan informasi, pertanyaan, dan pesanan dari kontraktor lereng, kontraktor utama, serta perusahaan konstruksi umum lainnya pun semakin meningkat. Jumlah pengunjung di Ameblo pun cukup meningkat, sehingga saya memutuskan untuk pindah dari Ameblo dengan membeli domain sendiri demi menciptakan blog yang lebih nyaman. Ke depannya, saya berencana untuk terus membagikan semua pengetahuan secara terbuka di sini. Mohon dukungan Anda terus menerus.","sameAs":["http:\/\/enta-d.co.jp\/","https:\/\/www.facebook.com\/norimenman\/","https:\/\/www.instagram.com\/enta.d\/","https:\/\/x.com\/norimenman","https:\/\/www.youtube.com\/c\/entadnorimenman"]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/norimen.net\/surface-moisture-rate-basics-4-states-mix-correction\/#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/site_title_logo.png","contentUrl":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/site_title_logo.png","width":220,"height":50,"caption":"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e"}]}},"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_sharing_enabled":true,"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-10-21 14:36:19","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category","extraData":[]},"publishpress_future_workflow_manual_trigger":{"enabledWorkflows":[]},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/40e014d97daf053f2a96856c14df164e.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65858","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65858"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65858\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":65865,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65858\/revisions\/65865"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/65863"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65858"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65858"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65858"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}