{"id":54696,"date":"2025-06-06T08:00:45","date_gmt":"2025-06-05T23:00:45","guid":{"rendered":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/?p=54696"},"modified":"2026-05-16T22:49:51","modified_gmt":"2026-05-16T13:49:51","slug":"metode-trainee-2-lath","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/norimen.net\/id\/trainee-method-2-lath\/","title":{"rendered":"Metode Pemasangan untuk Peserta Magang Keterampilan (Bagian 2): Pemasangan Rangka"},"content":{"rendered":"<p>Halo semuanya.<\/p>\n<p>Ini Enta.<\/p>\n<p>Berikut ini adalah kelanjutan dari panduan pelaksanaan untuk peserta magang dan warga negara asing.<\/p>\n<p>Meskipun untuk saat ini saya menulis seperti ini, apakah akan lebih baik jika dicetak dengan rapi di kertas A4?<\/p>\n<p>Meskipun saya memikirkan cara agar lebih praktis, untuk saat ini saya tidak bisa meluangkan waktu sebanyak itu, jadi saya biarkan saja seperti ini....<\/p>\n<p>Ada yang mau melakukannya? www<\/p>\n<p><a title=\"Metode Pekerjaan untuk Peserta Pelatihan Keterampilan (Bagian 1): Pekerja Pembersihan Lereng\" href=\"https:\/\/norimen.net\/id\/metode-pelatihan-1-pembersihan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Metode Pekerjaan untuk Peserta Pelatihan Keterampilan (Bagian 1): Pekerja Pembersihan Lereng<\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-41913\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/2019-07-09-14.00.54.jpg\" alt=\"Pekerja pemasang atap\" width=\"600\" height=\"450\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/2019-07-09-14.00.54.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/2019-07-09-14.00.54-300x225.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>Kali ini adalah pekerjaan pemasangan lapisan akhir.<\/p>\n<p>Saya rasa ada juga orang Jepang yang belum sepenuhnya memahami hal ini, jadi saya harap informasi ini dapat menjadi pembaruan bagi Anda sejalan dengan pemahaman saya sendiri.<\/p>\n<h2>Pekerja pemasang atap<\/h2>\n<p>Jaring kawat las (jaring kawat seng berbentuk belah ketupat) akan dipasang pada lereng.<\/p>\n<p>Tujuan pemasangan jaring las (rasu-ami) adalah untuk meningkatkan daya rekat antara dinding dan lapisan mortar yang disemprotkan.<\/p>\n<p>Saat memasang tulangan pada pekerjaan penyemprotan kerangka beton, biasanya digunakan kawat pengikat untuk mengikatnya ke jaring tulangan.<\/p>\n<p>Fasilitas ini juga dipasang sebagai bagian dari peran pentingnya, yaitu untuk menjaga kesinambungan seluruh kawasan pegunungan.<\/p>\n<p>Dengan memasukkan jaring kawat (rasu ami), kelemahan beton dan mortar pun dapat diatasi.<\/p>\n<p><strong>Sifat beton = tahan terhadap tekanan<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sifat baja tulangan = tahan terhadap tarikan<\/strong><\/p>\n<h3>1. Cara memasang las<\/h3>\n<p>Saat memasang jaring, ada dua cara: dari atas ke bawah, atau dari bawah ke atas.<\/p>\n<p>Jika bergerak dari atas ke bawah<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-1529\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767.jpg\" alt=\"Pekerja pemasang atap\" width=\"601\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767.jpg 1200w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767-300x200.jpg 300w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767-768x512.jpg 768w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767-1024x683.jpg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 601px) 100vw, 601px\" \/><\/p>\n<p>Jaring pengaman akan diangkut hingga bagian bahu lereng (bagian puncak).<\/p>\n<p>Sambil memegang jaring las, ujung terluarnya dipasang dengan pin jangkar, lalu perlahan-lahan diturunkan.<\/p>\n<p>Jika terdapat banyak ketidakrataan permukaan, turunkan jaring penghalus sambil mengendurkannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jika ingin menariknya dari bawah ke atas, pasang tali pada ujung anyaman atap, lalu tarik ke atas.<\/p>\n<p>Orang yang menarik ke atas wajib menggunakan sabuk pengaman (peralatan pencegah jatuh) agar tidak terjatuh.<\/p>\n<p>Orang yang berada di bawah, harap pasang jaring kawat sambil waspada terhadap longsoran batu.<\/p>\n<h3>2. Penumpukan jaring las<\/h3>\n<p>Ini adalah bagian yang sangat penting dalam pemasangan atap.<\/p>\n<p>Standar manajemen konstruksi menetapkan bahwa jarak tumpang tindih jaring kawat harus minimal 100 mm.<\/p>\n<p>Pastikan untuk selalu mempertahankan tumpang tindih minimal 100 mm, apa pun yang terjadi.<\/p>\n<p>Jika hal ini tidak dapat dipenuhi, hal tersebut dapat dianggap sebagai kesalahan pengerjaan dan mungkin akan dilakukan pengerjaan ulang.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-5175\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/1d35b4cd83da914f750bebdf9eadb798.jpg\" alt=\"Tumpukan terakhir\" width=\"600\" height=\"460\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/1d35b4cd83da914f750bebdf9eadb798.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/1d35b4cd83da914f750bebdf9eadb798-300x230.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<h3>3. Pemasangan pin jangkar<\/h3>\n<p>Kami akan memasang jangkar untuk mengikat jaring penghalang.<\/p>\n<p>Pasang pin jangkar utama dan pin jangkar tambahan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-54703\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/949c02396ba9ba2a06f35f29d01c5fc3.jpg\" alt=\"Pin jangkar utama\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/949c02396ba9ba2a06f35f29d01c5fc3.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/949c02396ba9ba2a06f35f29d01c5fc3-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>Ini adalah pin jangkar utama.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-54702\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/f0949b8388111f2416268d565aec833f.jpg\" alt=\"Pin jangkar tambahan\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/f0949b8388111f2416268d565aec833f.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/f0949b8388111f2416268d565aec833f-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>Ini adalah pin jangkar tambahan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sebagai contoh saat melakukan pengecoran,<\/p>\n<p>Jarak antar pin jangkar utama dipasang dengan jarak 2,0 m baik secara vertikal maupun horizontal.<\/p>\n<p>Jarak pemasangan pin jangkar tambahan adalah 0,75 cm hingga 1,0 m (bagian tumpang tindih jaring kawat, bagian tengah jaring kawat, bagian tumpang tindih jaring kawat)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jika batuan keras, pemasangan dilakukan dengan menggunakan bor palu atau mesin pemecah batu.<\/p>\n<p>Pada saat itu, pastikan untuk mengebor lubang dengan panjang yang tepat sebelum melakukan pengecoran.<\/p>\n<p>Jika merupakan pin jangkar utama, maka panjangnya harus minimal 400 mm<\/p>\n<p>Untuk pin jangkar tambahan, minimal 200 mm<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hal-hal seperti ini akan lebih cepat dipahami jika dijelaskan langsung di lokasi.<\/p>\n<h3>4. Pemeriksaan pemasangan jangkar<\/h3>\n<p>Setelah pemasangan las selesai, akan dilakukan pemeriksaan yang disebut \u201cPemeriksaan Jumlah Pemasangan Jangkar\u201d.<\/p>\n<p>per 100 m\u00b2<\/p>\n<p>Pin jangkar utama: 30 buah<\/p>\n<p>Paku jangkar tambahan: 150 buah<\/p>\n<p>Di lapangan, pengukuran dilakukan dengan perhitungan per 10 m\u00b2, yaitu dengan mengambil sampel minimal 3 batang dan maksimal 15 batang.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-38959\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/48590b7ea28dac8174242046bb4bd2e5.jpg\" alt=\"Pemeriksaan Jumlah Tiang Pancang yang Dipasang\" width=\"600\" height=\"460\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/48590b7ea28dac8174242046bb4bd2e5.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/48590b7ea28dac8174242046bb4bd2e5-300x230.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>Pastikan untuk melakukan pengecoran sedemikian rupa sehingga jumlahnya terpenuhi.<\/p>\n<p>Dalam kasus di mana kontur pegunungan sangat bergelombang, terkadang diperlukan pemasangan banyak jangkar; namun, hal ini tidak menjadi masalah jika jumlahnya melebihi yang tercantum dalam desain.<\/p>\n<h3>5. Perlengkapan pekerja lereng<\/h3>\n<p>Perlengkapan dasar seorang ahli lereng adalah<\/p>\n<p>1. Sabuk pengaman (peralatan pencegah jatuh)<\/p>\n<p>2. Palu batu<\/p>\n<p>3. Pemotong kawat (untuk mengikat tulangan baja)<\/p>\n<p>4. Pemotong untuk memotong kawat besi<\/p>\n<p>5. Pemotong<\/p>\n<p>6, pulpen (merah\u00b7biru)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Meskipun metode pengerjaan dan hal-hal lainnya mungkin sedikit berbeda tergantung pada perusahaan kontraktor,<\/p>\n<p>Harap dipahami bahwa pekerjaan pemasangan lapisan akhir adalah pekerjaan konstruksi seperti ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sampai jumpa lagi.<\/p>\n<h2>Pemasangan jaring baja (pekerjaan pemasangan jaring baja) dalam bahasa Vietnam<\/h2>\n<p>Pemasangan jaring baja berbentuk belah ketupat yang dilapisi seng (jaring baja las) di atas atap talud.<\/p>\n<p>Tujuan pemasangan jaring ini adalah untuk membantu lapisan mortar menempel dengan kuat pada permukaan tanah pegunungan.<\/p>\n<p>Saat melakukan pemasangan rangka beton semprot, batang-batang baja diikat ke jaring menggunakan kawat pengikat.<\/p>\n<p>Jaring baja juga memainkan peran penting dalam mengikat keseluruhan permukaan gunung.<\/p>\n<p>Pemasangan jaring ini membantu memperkuat titik-titik lemah di antara beton dan mortar.<\/p>\n<p><strong>Sifat beton: memiliki ketahanan tekan yang baik<\/strong><br \/>\n<strong>Sifat baja: memiliki ketahanan tarik yang baik<\/strong><\/p>\n<h3>1. Cara memasang jaring<\/h3>\n<p>Ada dua cara untuk memasang jaring: dari atas ke bawah atau menariknya dari bawah ke atas.<\/p>\n<p><b>Dari atas ke bawah:<\/b><br \/>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-1529\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767.jpg\" alt=\"Pekerja pemasang atap\" width=\"601\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767.jpg 1200w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767-300x200.jpg 300w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767-768x512.jpg 768w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767-1024x683.jpg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 601px) 100vw, 601px\" \/><\/p>\n<p>Angkut jaring ke puncak atap, kencangkan ujungnya dengan pin jangkar (anchor pin), lalu perlahan-lahan bentangkan ke bawah.<\/p>\n<p>Jika permukaannya tidak rata, jaring harus dibiarkan kendur agar menempel dengan erat.<\/p>\n<p><b>Dari bawah ke atas:<\/b><br \/>\nIkat tali ke ujung jaring, lalu tarik ke atas dari bagian atas.<\/p>\n<p>Orang yang menarik harus menggunakan tali pengaman untuk mencegah terjatuh.<\/p>\n<p>Orang yang berada di bawah harus waspada terhadap batu yang jatuh saat memasang jaring.<\/p>\n<h3>2. Jaring ganda<\/h3>\n<p>Bagian penting dalam proses konstruksi.<\/p>\n<p>Jaring harus tumpang tindih setidaknya 100 mm sesuai dengan standar teknis.<\/p>\n<p>Jika tidak memenuhi persyaratan, hal tersebut akan dianggap sebagai kesalahan pengerjaan dan harus dikerjakan ulang.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-5175\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/1d35b4cd83da914f750bebdf9eadb798.jpg\" alt=\"Tumpukan terakhir\" width=\"600\" height=\"460\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/1d35b4cd83da914f750bebdf9eadb798.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/1d35b4cd83da914f750bebdf9eadb798-300x230.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<h3>3. Memasang jangkar<\/h3>\n<p>Gunakan pasak pengikat untuk mengencangkan jaring.<\/p>\n<p>Ada dua jenis pengunci: pengunci utama dan pengunci tambahan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-54703\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/949c02396ba9ba2a06f35f29d01c5fc3.jpg\" alt=\"Pin jangkar utama\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/949c02396ba9ba2a06f35f29d01c5fc3.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/949c02396ba9ba2a06f35f29d01c5fc3-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><br \/>\nIni adalah titik jangkar utama.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-54702\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/f0949b8388111f2416268d565aec833f.jpg\" alt=\"Pin jangkar tambahan\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/f0949b8388111f2416268d565aec833f.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/f0949b8388111f2416268d565aec833f-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><br \/>\nIni adalah titik jangkar tambahan.<\/p>\n<p><b>Contoh:<\/b><br \/>\n\u2013 Titik utama: jarak 2,0 m (melintang dan memanjang)<br \/>\n\u2013 Penyangga tambahan: jarak 0,75 m ~ 1,0 m (di titik sambungan, di antara lembaran jaring)<\/p>\n<p>Jika tanahnya keras, gunakan bor palu atau bor batu untuk memasang pasak.<\/p>\n<p>Kedalaman pengeboran:<br \/>\n\u2013 Panjang sumbu utama: \u2265 400 mm<br \/>\n\u2013 Penahan tambahan: \u2265 200 mm<\/p>\n<h3>4. Periksa jumlah pasak pengikat<\/h3>\n<p>Setelah selesai memasang jaring, periksa jumlah pasak penahan.<\/p>\n<p>Untuk setiap 100 m\u00b2:<br \/>\n\u2013 Pasak utama: 30 buah<br \/>\n\u2013 Sekrup pengunci tambahan: 150 buah<\/p>\n<p>Di lokasi kejadian, lakukan pemeriksaan setiap 10 m\u00b2:<br \/>\n\u2013 Kunci utama: \u2265 3 buah<br \/>\n\u2013 Sekrup tambahan: \u2265 15 buah<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-38959\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/48590b7ea28dac8174242046bb4bd2e5.jpg\" alt=\"Pemeriksaan Jumlah Tiang Pancang yang Dipasang\" width=\"600\" height=\"460\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/48590b7ea28dac8174242046bb4bd2e5.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/48590b7ea28dac8174242046bb4bd2e5-300x230.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>Jika medan tanahnya rumit, mungkin diperlukan titik jangkar tambahan; melebihi spesifikasi desain tidak menjadi masalah.<\/p>\n<h3>5. Perlengkapan dasar bagi pekerja yang bertugas di atas talud<\/h3>\n<p>1. Tali pengaman (peralatan pencegahan jatuh)<br \/>\n2. Palu berujung datar<br \/>\n3. Alat pengikat baja<br \/>\n4. Gunting pemotong kawat baja<br \/>\n5. Pisau pemotong<br \/>\n6. Pulpen (warna merah dan biru)<\/p>\n<p>Catatan: Metode pemasangan dapat berbeda-beda tergantung pada perusahaan, namun berikut ini adalah prosedur dasar pemasangan jaring baja.<\/p>\n<h2>Pekerjaan Pemasangan Kawat Jaring (Tukang Pemasang Kawat Jaring) Bahasa Indonesia<\/h2>\n<p>Pemasangan kawat jaring galvanis berbentuk berlian (jaring kawat las) di lereng tanah.<\/p>\n<p>Tujuannya adalah untuk meningkatkan daya rekat antara tanah dan semprotan mortar.<\/p>\n<p>Saat memasang tulangan baja untuk beton semprot, kawat diikat ke jaring menggunakan kawat pengikat.<\/p>\n<p>Jaring ini juga membantu menjaga kestabilan permukaan lereng.<\/p>\n<p>Jaring membantu menutupi celah antara beton dan mortar.<\/p>\n<p><strong>Beton: tahan terhadap tekanan<\/strong><br \/>\n<strong>Baja tulangan: tahan terhadap tarikan<\/strong><\/p>\n<h3>1. Cara Memasang Jaring<\/h3>\n<p>Ada dua cara: dari atas ke bawah atau ditarik dari bawah ke atas.<\/p>\n<p><b>Dari atas ke bawah:<\/b><br \/>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-1529\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767.jpg\" alt=\"Pekerja pemasang atap\" width=\"601\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767.jpg 1200w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767-300x200.jpg 300w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767-768x512.jpg 768w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767-1024x683.jpg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 601px) 100vw, 601px\" \/><\/p>\n<p>Bawa jaring ke atas lereng, pasang ujungnya dengan paku jangkar, lalu turunkan secara perlahan.<\/p>\n<p>Jika permukaannya tidak rata, kendurkan jaring sedikit saat menurunkannya.<\/p>\n<p><b>Dari bawah ke atas:<\/b><br \/>\nIkatkan tali pada ujung jaring, lalu tarik dari atas.<\/p>\n<p>Pastikan pekerja yang sedang mengangkat barang menggunakan sabuk pengaman agar tidak terjatuh.<\/p>\n<p>Orang yang berada di bawah harus waspada terhadap batu yang mungkin jatuh saat memasang jaring.<\/p>\n<h3>2. Tumpang tindih jaring<\/h3>\n<p>Bagian ini sangat penting.<\/p>\n<p>Jaring harus tumpang tindih minimal 100 mm sesuai standar konstruksi.<\/p>\n<p>Jika tidak memenuhi syarat, dianggap gagal dan harus dikerjakan ulang.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-5175\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/1d35b4cd83da914f750bebdf9eadb798.jpg\" alt=\"Tumpukan terakhir\" width=\"600\" height=\"460\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/1d35b4cd83da914f750bebdf9eadb798.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/1d35b4cd83da914f750bebdf9eadb798-300x230.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<h3>3. Pemasangan Paku Jangkar<\/h3>\n<p>Pasang paku jangkar untuk mengikat jaring.<\/p>\n<p>Ada dua jenis: paku jangkar utama dan tambahan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-54703\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/949c02396ba9ba2a06f35f29d01c5fc3.jpg\" alt=\"Pin jangkar utama\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/949c02396ba9ba2a06f35f29d01c5fc3.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/949c02396ba9ba2a06f35f29d01c5fc3-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><br \/>\nIni adalah paku jangkar utama.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-54702\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/f0949b8388111f2416268d565aec833f.jpg\" alt=\"Pin jangkar tambahan\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/f0949b8388111f2416268d565aec833f.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/f0949b8388111f2416268d565aec833f-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><br \/>\nIni adalah paku jangkar tambahan.<\/p>\n<p><b>Contoh jarak pemasangan:<\/b><br \/>\n\u2013 Paku utama: jarak 2,0 m (horizontal dan vertikal)<br \/>\n\u2013 Paku tambahan: 0,75 m ~ 1,0 m (pada sambungan dan bagian tengah jaring)<\/p>\n<p>Jika tanahnya keras, gunakan bor palu atau mesin bor batu untuk pemasangan.<\/p>\n<p>Kedalaman pengeboran:<br \/>\n\u2013 Paku utama: \u2265 400 mm<br \/>\n\u2013 Paku tambahan: \u2265 200 mm<\/p>\n<h3>4. Pemeriksaan Jumlah Paku Jangkar<\/h3>\n<p>Setelah pemasangan jaring selesai, periksa jumlah paku jangkar.<\/p>\n<p>Per 100 m\u00b2:<br \/>\n\u2013 Paku utama: 30 buah<br \/>\n\u2013 Paku tambahan: 150 buah<\/p>\n<p>Di lapangan, periksa setiap 10 m\u00b2:<br \/>\n\u2013 Paku utama: \u2265 3 buah<br \/>\n\u2013 Paku tambahan: \u2265 15 buah<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-38959\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/48590b7ea28dac8174242046bb4bd2e5.jpg\" alt=\"Pemeriksaan Jumlah Tiang Pancang yang Dipasang\" width=\"600\" height=\"460\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/48590b7ea28dac8174242046bb4bd2e5.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/48590b7ea28dac8174242046bb4bd2e5-300x230.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>Jika kondisi lerengnya rumit, mungkin diperlukan lebih banyak pasak; melebihi jumlah yang dirancang tidak menjadi masalah.<\/p>\n<h3>5. Peralatan Dasar Pekerja Lereng<\/h3>\n<p>1. Sabuk pengaman (alat pencegah jatuh)<br \/>\n2. Palu kepala datar<br \/>\n3. Alat pengikat baja<br \/>\n4. Pemotong kawat baja<br \/>\n5. Pisau pemotong<br \/>\n6. Pulpen (merah dan biru)<\/p>\n<h2>Pekerjaan Ras Jaliko dalam bahasa Nepal<\/h2>\n<p>Dhalanma Gyalbhanized Hira dibuat dari kawat berbentuk jaring (jaring kawat) dipasang.<\/p>\n<p>Pemasangan jaring dan mortar (lapisan semen) untuk memperkuat .<\/p>\n<p>Saat membuat bingkai di Dhalan, gunakan batang-batang besi yang akan digunakan kabel tersebut diikat dan dipasang.<\/p>\n<p>Secara penting, oleh karena itu, struktur seluruh gunung berkontribusi penuh .<\/p>\n<p>Dengan menggunakan jaring las, kelemahan beton dan mo dapat diatasi .<\/p>\n<p><strong>Ciri khas Kankritko = di Chapma Leo<\/strong><br \/>\n<strong>Karakteristik Radko = Tann Baliyo<\/strong><\/p>\n<h3>1. Bagaimana cara membuat jaring ras?<\/h3>\n<p>Ada dua cara untuk menyaring sari: dari atas ke bawah dan dari bawah ke dari bawah ke atas.<\/p>\n<p>Cara melompat dari atas ke bawah:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-1529\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767.jpg\" alt=\"Pekerja pemasang atap\" width=\"601\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767.jpg 1200w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767-300x200.jpg 300w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767-768x512.jpg 768w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767-1024x683.jpg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 601px) 100vw, 601px\" \/><\/p>\n<p>Di ujung tali yang menjuntai, ada sebuah... Yaer, pasang pin jangkar di salah satu ujungnya (paku yang digunakan untuk menancapkan tiang di gunung ) diikatkan dan kemudian diturunkan ke bawah .<\/p>\n<p>Pada bagian yang tidak rata, jaring tersebut harus dibuat sedikit longgar harus digantung.<\/p>\n<p>Cara dari bawah ke atas:<\/p>\n<p>Dengan mengikat tali di tepi jali, dan ditarik dari atas.<\/p>\n<p>Tanne: Alat Pengaman Pribadi (perangkat untuk mencegah jatuh) harus dipasang.<\/p>\n<p>Orang yang tinggal di dataran rendah harus waspada harus waspada terhadap risiko tersebut .<\/p>\n<h3>2. Menjaga keseimbangan Jali<\/h3>\n<p>Dalam pekerjaan ini, hal yang sangat penting adalah .<\/p>\n<p>Tumpuk jali hingga setebal 100 mm Harus dilakukan.<\/p>\n<p>Hal ini dianggap sebagai cacat material yang terus-menerus akan dianggap sebagai kesalahan pengukuran, dan kemudian kembali.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-5175\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/1d35b4cd83da914f750bebdf9eadb798.jpg\" alt=\"Tumpukan terakhir\" width=\"600\" height=\"460\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/1d35b4cd83da914f750bebdf9eadb798.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/1d35b4cd83da914f750bebdf9eadb798-300x230.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<h3>3. Pemasangan pin jangkar<\/h3>\n<p>Pasang pin pengikat pada jali digunakan.<\/p>\n<p>Penggunaan PIN Utama dan PIN Tambahan digunakan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-54703\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/949c02396ba9ba2a06f35f29d01c5fc3.jpg\" alt=\"Pin jangkar utama\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/949c02396ba9ba2a06f35f29d01c5fc3.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/949c02396ba9ba2a06f35f29d01c5fc3-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>Ini adalah pin jangkar utama.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-54702\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/f0949b8388111f2416268d565aec833f.jpg\" alt=\"Pin jangkar tambahan\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/f0949b8388111f2416268d565aec833f.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/f0949b8388111f2416268d565aec833f-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>Ini adalah pin pengunci tambahan.<\/p>\n<p>Titik tekan:<br \/>\nUkuran utama: 2,0 m x 2,0 m<br \/>\nPin pendukung: 0,75\u20131,0 m (Bagian tumpukan jaring, bagian tengah)<\/p>\n<p>Dalam kondisi yang sulit, harus menggunakan bor palu atau bor mesin harus digunakan.<br \/>\nUntuk pin utama: kedalaman 400 mm<br \/>\nPin pendukung: 200 mm kedalaman<\/p>\n<h3>4. Memverifikasi jumlah pin jangkar<\/h3>\n<p>Setelah pekerjaan selesai, dilakukan penghitungan jumlah .<\/p>\n<p>100 m\u00b2:<br \/>\nPin Utama: 30<br \/>\nKode Bantuan: 150<\/p>\n<p>Di lokasi konstruksi, pengukuran ini dilakukan pada area seluas 10 m\u00b2 dan diperiksa .<br \/>\nPada area seluas 10 m\u00b2, pasang harus ada 3 buah, sedangkan pin jangkar tambahan harus berjumlah 15 buah.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-38959\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/48590b7ea28dac8174242046bb4bd2e5.jpg\" alt=\"Pemeriksaan Jumlah Tiang Pancang yang Dipasang\" width=\"600\" height=\"460\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/48590b7ea28dac8174242046bb4bd2e5.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/48590b7ea28dac8174242046bb4bd2e5-300x230.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<h3>5. Peralatan yang diperlukan bagi pekerja<\/h3>\n<p>1. Sabuk pengaman (untuk mencegah kecelakaan)<br \/>\n2. Hathoda (untuk memecahkan dunga)<br \/>\n3. Kait untuk mengikat kain<br \/>\n4. Gunting untuk memotong kawat<br \/>\n5. Pemotong Umum<br \/>\n6. Malam dan Pena Biru<\/p>\n<p>Tergantung pada perusahaan konstruksi, , namun ini adalah penjelasan dan penjelasannya.<\/p>\n<h2>Pekerjaan Pemasangan Jaring Kawat dalam Bahasa Tagalog<\/h2>\n<p>Pasang jaring kawat berbentuk berlian yang dilapisi seng (dalam bahasa Jepang disebut \u201crasu-ami\u201d) pada lereng atau tepi bukit.<\/p>\n<p>Tujuannya adalah agar mortar (campuran semen) lebih melekat dan menempel pada tanah.<\/p>\n<p>Saat memasang besi tulangan untuk rangka beton, jaring kawat diikat menggunakan kawat pengikat (alambre).<\/p>\n<p>Jaring juga berperan penting dalam menjaga agar struktur gunung tetap utuh dan terhubung.<\/p>\n<p>Jaring tersebut membantu memperkuat kombinasi beton dan mortar.<\/p>\n<p><strong>Kekuatan beton = Ketahanan terhadap tekan<\/strong><br \/>\n<strong>Katangian ng bakal = Tahan terhadap tegangan<\/strong><\/p>\n<h3>1. Cara Memasang Jaring<\/h3>\n<p>Ada dua cara: dari atas ke bawah, atau dari bawah ke atas.<\/p>\n<p>**Dari atas ke bawah:**<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-1529\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767.jpg\" alt=\"Pekerja pemasang atap\" width=\"601\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767.jpg 1200w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767-300x200.jpg 300w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767-768x512.jpg 768w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/IMG_2767-1024x683.jpg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 601px) 100vw, 601px\" \/><\/p>\n<p>Pasang jaring di bagian atas lereng, pasang salah satu ujungnya menggunakan pin jangkar (besi tajam untuk pegunungan), lalu turunkan secara perlahan.<\/p>\n<p>Jika tanahnya tidak rata, regangkan jaring sambil diturunkan.<\/p>\n<p>**Dari bawah ke atas:**<\/p>\n<p>Ikat tali di ujung jaring, lalu tarik ke atas dari bagian atas.<\/p>\n<p>Siapa pun yang sedang memotong harus mengenakan sabuk pengaman (sabuk pengaman untuk mencegah terjatuh).<\/p>\n<p>Orang yang berada di bawah harus berhati-hati terhadap batu-batu yang mungkin jatuh.<\/p>\n<h3>2. Tumpang tindih jaring<\/h3>\n<p>Apakah bagian ini merupakan bagian penting dari pekerjaan?.<\/p>\n<p>Sesuai standar, jaring-jaring tersebut harus saling tumpang tindih dengan jarak minimal 100 mm.<\/p>\n<p>Jika ketentuan ini tidak dipatuhi, hasil pekerjaan tersebut akan dianggap cacat dan harus dikerjakan ulang.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-5175\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/1d35b4cd83da914f750bebdf9eadb798.jpg\" alt=\"Tumpukan terakhir\" width=\"600\" height=\"460\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/1d35b4cd83da914f750bebdf9eadb798.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/1d35b4cd83da914f750bebdf9eadb798-300x230.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<h3>3. Pemasangan Pin Jangkar<\/h3>\n<p>Jaring dipasang menggunakan pin jangkar.<\/p>\n<p>Ada dua jenis: pinjaman utama dan pinjaman tambahan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-54703\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/949c02396ba9ba2a06f35f29d01c5fc3.jpg\" alt=\"Pin jangkar utama\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/949c02396ba9ba2a06f35f29d01c5fc3.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/949c02396ba9ba2a06f35f29d01c5fc3-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><br \/>\nInilah pin jangkar utama.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-54702\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/f0949b8388111f2416268d565aec833f.jpg\" alt=\"Pin jangkar tambahan\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/f0949b8388111f2416268d565aec833f.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/f0949b8388111f2416268d565aec833f-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><br \/>\nIni adalah pin jangkar tambahan.<\/p>\n<p>**Jarak pemasangan:**<br \/>\n\u2013 Ukuran utama: 2,0 m \u00d7 2,0 m<br \/>\n\u2013 Tambahan: 0,75\u20131,0 m (di tengah dan di ujung jaring)<\/p>\n<p>Jika tanahnya keras, gunakan bor palu atau jackhammer.<br \/>\nLalim:<br \/>\n\u2013 Panjang utama: 400 mm<br \/>\n\u2013 Panjang pin: 200 mm<\/p>\n<h3>4. Penghitungan Pin Jangkar<\/h3>\n<p>Setelah selesai bekerja, jumlah pin jangkar diperiksa.<\/p>\n<p>Untuk luas 100 m\u00b2:<br \/>\n\u2013 Jumlah pin utama: 30<br \/>\n\u2013 Karagdagang: 150<\/p>\n<p>Untuk setiap 10 m\u00b2:<br \/>\n\u2013 3 utama \/ 15 tambahan<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-38959\" src=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/48590b7ea28dac8174242046bb4bd2e5.jpg\" alt=\"Pemeriksaan Jumlah Tiang Pancang yang Dipasang\" width=\"600\" height=\"460\" srcset=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/48590b7ea28dac8174242046bb4bd2e5.jpg 600w, https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/48590b7ea28dac8174242046bb4bd2e5-300x230.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<h3>5. Peralatan Pekerja di Lereng<\/h3>\n<p>1. Sabuk pengaman (sabuk pengaman untuk mencegah terjatuh)<br \/>\n2. Martilyo untuk batu<br \/>\n3. Pengait untuk kawat pengikat<br \/>\n4. Pemotong kawat<br \/>\n5. Pemotong untuk peralatan lain<br \/>\n6. Penulisan awal<\/p>\n<p>Prosesnya mungkin berbeda-beda tergantung pada perusahaan konstruksi yang bersangkutan, namun inilah sistem umum yang digunakan dalam \u201cpekerjaan pemasangan jaring di lereng\u201d (pekerjaan pemasangan jaring di lereng).<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halo semuanya. Ini Enta. Ini adalah kelanjutan dari panduan pelaksanaan untuk peserta magang dan warga asing. Sambil menulis seperti ini, saya berpikir, apakah sebaiknya dicetak dengan rapi di kertas A4? Saya juga mempertimbangkan cara mana yang paling praktis, tetapi karena untuk saat ini saya tidak bisa menghabiskan banyak waktu untuk itu, jadi saya biarkan saja seperti ini.... Siapa...<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":54676,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2169],"tags":[1804,2171,4601,6809,6810,6811,6812],"class_list":["post-54696","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-trainees","tag-1804","tag-2171","tag-4601","tag-6809","tag-6810","tag-6811","tag-6812"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>\u6280\u80fd\u5b9f\u7fd2\u751f\u5411\u3051\u306e\u65bd\u5de5\u65b9\u6cd5\uff08\u305d\u306e2\uff09\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u5de5 - \u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"\u6280\u80fd\u5b9f\u7fd2\u751f\u5411\u3051\u306e\u65bd\u5de5\u65b9\u6cd5\u30b7\u30ea\u30fc\u30ba\u305d\u306e2\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u5de5\u3002\u6cd5\u9762\u5de5\u4e8b\u4f1a\u793e\u3067\u5916\u56fd\u4eba\u6750\u306b\u6559\u3048\u308b\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u5de5\u6cd5\u3092\u6cd5\u9762\u5c4b\u304c\u89e3\u8aac\u3057\u307e\u3059\u3002\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/norimen.net\/id\/metode-trainee-2-lath\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"\u6280\u80fd\u5b9f\u7fd2\u751f\u5411\u3051\u306e\u65bd\u5de5\u65b9\u6cd5\uff08\u305d\u306e2\uff09\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u5de5\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u6280\u80fd\u5b9f\u7fd2\u751f\u5411\u3051\u306e\u65bd\u5de5\u65b9\u6cd5\u30b7\u30ea\u30fc\u30ba\u305d\u306e2\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u5de5\u3002\u6cd5\u9762\u5de5\u4e8b\u4f1a\u793e\u3067\u5916\u56fd\u4eba\u6750\u306b\u6559\u3048\u308b\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u5de5\u6cd5\u3092\u6cd5\u9762\u5c4b\u304c\u89e3\u8aac\u3057\u307e\u3059\u3002\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/norimen.net\/id\/metode-trainee-2-lath\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/norimenman\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/norimenman\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-05T23:00:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-16T13:49:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/d6a0772ae2773796c5960a9049c2ab15.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"\u30a8\u30f3\u30bf\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@norimenman\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@norimenman\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"\u30a8\u30f3\u30bf\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/trainee-method-2-lath\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/trainee-method-2-lath\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"\u30a8\u30f3\u30bf\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7e507d48b040ed0f7a88ef4625070b95\"},\"headline\":\"\u6280\u80fd\u5b9f\u7fd2\u751f\u5411\u3051\u306e\u65bd\u5de5\u65b9\u6cd5\uff08\u305d\u306e2\uff09\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u5de5\",\"datePublished\":\"2025-06-05T23:00:45+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-16T13:49:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/trainee-method-2-lath\\\/\"},\"wordCount\":1377,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/trainee-method-2-lath\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/d6a0772ae2773796c5960a9049c2ab15.jpg\",\"keywords\":[\"\u6280\u80fd\u5b9f\u7fd2\u751f\",\"\u65e5\u672c\u8a9e\",\"\u30d9\u30c8\u30ca\u30e0\u8a9e\",\"\u65bd\u5de5\u8aac\u660e\u66f8\",\"\u30cd\u30d1\u30fc\u30eb\u8a9e\",\"\u30bf\u30ac\u30ed\u30b0\u8a9e\",\"\u30a4\u30f3\u30c9\u30cd\u30b7\u30a2\u8a9e\"],\"articleSection\":[\"\u6280\u80fd\u5b9f\u7fd2\u751f\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/trainee-method-2-lath\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/trainee-method-2-lath\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/trainee-method-2-lath\\\/\",\"name\":\"\u6280\u80fd\u5b9f\u7fd2\u751f\u5411\u3051\u306e\u65bd\u5de5\u65b9\u6cd5\uff08\u305d\u306e2\uff09\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u5de5 - \u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/trainee-method-2-lath\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/trainee-method-2-lath\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/d6a0772ae2773796c5960a9049c2ab15.jpg\",\"datePublished\":\"2025-06-05T23:00:45+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-16T13:49:51+00:00\",\"description\":\"\u6280\u80fd\u5b9f\u7fd2\u751f\u5411\u3051\u306e\u65bd\u5de5\u65b9\u6cd5\u30b7\u30ea\u30fc\u30ba\u305d\u306e2\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u5de5\u3002\u6cd5\u9762\u5de5\u4e8b\u4f1a\u793e\u3067\u5916\u56fd\u4eba\u6750\u306b\u6559\u3048\u308b\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u5de5\u6cd5\u3092\u6cd5\u9762\u5c4b\u304c\u89e3\u8aac\u3057\u307e\u3059\u3002\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/trainee-method-2-lath\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/trainee-method-2-lath\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/trainee-method-2-lath\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/d6a0772ae2773796c5960a9049c2ab15.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/d6a0772ae2773796c5960a9049c2ab15.jpg\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u3000\u65bd\u5de5\u8aac\u660e\u66f8\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/trainee-method-2-lath\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"\u30db\u30fc\u30e0\",\"item\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"\u6280\u80fd\u5b9f\u7fd2\u751f\u5411\u3051\u306e\u65bd\u5de5\u65b9\u6cd5\uff08\u305d\u306e2\uff09\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u5de5\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/\",\"name\":\"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\",\"description\":\"\u6cd5\u9762\u306e\u4e8b\u3092\u672c\u6c17\u3067\u77e5\u308a\u305f\u3044\u3042\u306a\u305f\u3078\uff01\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u30ce\u30ea\u30e1\u30f3\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#organization\",\"name\":\"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\",\"alternateName\":\"\u5869\u7530\u958b\u767a\u682a\u5f0f\u4f1a\u793e\",\"url\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/trainee-method-2-lath\\\/#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/trainee-method-2-lath\\\/#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/norimenman\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/norimenman\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/enta.d\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7e507d48b040ed0f7a88ef4625070b95\",\"name\":\"\u30a8\u30f3\u30bf\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g\",\"caption\":\"\u30a8\u30f3\u30bf\"},\"description\":\"\u5927\u624b\u6cd5\u9762\u5c02\u9580\u5efa\u8a2d\u4f1a\u793e\u306b\u5c31\u8077\u5f8c\u300132\u6b73\u3067\u72ec\u7acb\u3002 \u3042\u307e\u308a\u306e\u6687\u3055\u306b\u30d6\u30ed\u30b0\u3092\u958b\u8a2d\u3002\u6cd5\u9762\u306e\u30ce\u30a6\u30cf\u30a6\u3092\u516c\u958b\u3057\u3001\u3042\u308a\u3068\u3042\u3089\u3086\u308b\u8cea\u554f\u306b\u7b54\u3048\u3066\u304d\u307e\u3057\u305f\u3002 \u305d\u306e\u7d50\u679c\u3001\u6cd5\u9762\u696d\u8005\u3001\u5143\u8acb\u696d\u8005\u3001\u305d\u306e\u4ed6\u30bc\u30cd\u30b3\u30f3\u304b\u3089\u306e\u554f\u3044\u5408\u308f\u305b\u3001\u8cea\u554f\u3001\u53d7\u6ce8\u304c\u5897\u3048\u3066\u304d\u307e\u3057\u305f\u3002 \u30a2\u30e1\u30d6\u30ed\u3067\u306f\u30bd\u30b3\u30bd\u30b3\u95b2\u89a7\u304c\u5897\u3048\u3001 \u305d\u3053\u3067\u72ec\u81ea\u30c9\u30e1\u30a4\u30f3\u3092\u53d6\u5f97\u3057\u5c11\u3057\u3067\u3082\u5feb\u9069\u306a\u30d6\u30ed\u30b0\u3092\u76ee\u5dee\u3059\u3079\u304f\u3001\u30a2\u30e1\u30d6\u30ed\u304b\u3089\u306e\u5352\u696d\u3092\u6c7a\u3081\u307e\u3057\u305f\u3002 \u4eca\u5f8c\u3082\u3053\u3061\u3089\u3067\u5305\u307f\u96a0\u3055\u305a\u5168\u3066\u306e\u30ce\u30a6\u30cf\u30a6\u3092\u516c\u958b\u3057\u3066\u3044\u3053\u3046\u3068\u601d\u3063\u3066\u3044\u307e\u3059\u3002 \u4eca\u5f8c\u3068\u3082\u3088\u308d\u3057\u304f\u304a\u9858\u3044\u7533\u3057\u4e0a\u3052\u307e\u3059\u3002\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/enta-d.co.jp\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/norimenman\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/enta.d\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/norimenman\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/entadnorimenman\"]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/trainee-method-2-lath\\\/#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/10\\\/site_title_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/10\\\/site_title_logo.png\",\"width\":220,\"height\":50,\"caption\":\"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Metode Pekerjaan untuk Peserta Pelatihan Keterampilan (Bagian 2): Pemasangan Anyaman Baja - Sekolah Pengelolaan Lereng Shin-Ent","description":"Seri Metode Pengerjaan untuk Peserta Pelatihan Keterampilan Bagian 2: Pemasangan Kawat Anyaman. Seorang ahli konstruksi lereng akan menjelaskan metode pemasangan kawat anyaman yang diajarkan kepada tenaga kerja asing di perusahaan konstruksi lereng.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/norimen.net\/id\/metode-trainee-2-lath\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"\u6280\u80fd\u5b9f\u7fd2\u751f\u5411\u3051\u306e\u65bd\u5de5\u65b9\u6cd5\uff08\u305d\u306e2\uff09\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u5de5","og_description":"\u6280\u80fd\u5b9f\u7fd2\u751f\u5411\u3051\u306e\u65bd\u5de5\u65b9\u6cd5\u30b7\u30ea\u30fc\u30ba\u305d\u306e2\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u5de5\u3002\u6cd5\u9762\u5de5\u4e8b\u4f1a\u793e\u3067\u5916\u56fd\u4eba\u6750\u306b\u6559\u3048\u308b\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u5de5\u6cd5\u3092\u6cd5\u9762\u5c4b\u304c\u89e3\u8aac\u3057\u307e\u3059\u3002","og_url":"https:\/\/norimen.net\/id\/metode-trainee-2-lath\/","og_site_name":"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/norimenman","article_author":"https:\/\/www.facebook.com\/norimenman\/","article_published_time":"2025-06-05T23:00:45+00:00","article_modified_time":"2026-05-16T13:49:51+00:00","og_image":[{"width":500,"height":500,"url":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/d6a0772ae2773796c5960a9049c2ab15.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"\u30a8\u30f3\u30bf","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@norimenman","twitter_site":"@norimenman","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"\u30a8\u30f3\u30bf","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/norimen.net\/trainee-method-2-lath\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/trainee-method-2-lath\/"},"author":{"name":"\u30a8\u30f3\u30bf","@id":"https:\/\/norimen.net\/#\/schema\/person\/7e507d48b040ed0f7a88ef4625070b95"},"headline":"\u6280\u80fd\u5b9f\u7fd2\u751f\u5411\u3051\u306e\u65bd\u5de5\u65b9\u6cd5\uff08\u305d\u306e2\uff09\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u5de5","datePublished":"2025-06-05T23:00:45+00:00","dateModified":"2026-05-16T13:49:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/trainee-method-2-lath\/"},"wordCount":1377,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/trainee-method-2-lath\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/d6a0772ae2773796c5960a9049c2ab15.jpg","keywords":["\u6280\u80fd\u5b9f\u7fd2\u751f","\u65e5\u672c\u8a9e","\u30d9\u30c8\u30ca\u30e0\u8a9e","\u65bd\u5de5\u8aac\u660e\u66f8","\u30cd\u30d1\u30fc\u30eb\u8a9e","\u30bf\u30ac\u30ed\u30b0\u8a9e","\u30a4\u30f3\u30c9\u30cd\u30b7\u30a2\u8a9e"],"articleSection":["\u6280\u80fd\u5b9f\u7fd2\u751f"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/norimen.net\/trainee-method-2-lath\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/norimen.net\/trainee-method-2-lath\/","url":"https:\/\/norimen.net\/trainee-method-2-lath\/","name":"Metode Pekerjaan untuk Peserta Pelatihan Keterampilan (Bagian 2): Pemasangan Anyaman Baja - Sekolah Pengelolaan Lereng Shin-Ent","isPartOf":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/trainee-method-2-lath\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/trainee-method-2-lath\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/d6a0772ae2773796c5960a9049c2ab15.jpg","datePublished":"2025-06-05T23:00:45+00:00","dateModified":"2026-05-16T13:49:51+00:00","description":"Seri Metode Pengerjaan untuk Peserta Pelatihan Keterampilan Bagian 2: Pemasangan Kawat Anyaman. Seorang ahli konstruksi lereng akan menjelaskan metode pemasangan kawat anyaman yang diajarkan kepada tenaga kerja asing di perusahaan konstruksi lereng.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/trainee-method-2-lath\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/norimen.net\/trainee-method-2-lath\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/norimen.net\/trainee-method-2-lath\/#primaryimage","url":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/d6a0772ae2773796c5960a9049c2ab15.jpg","contentUrl":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/d6a0772ae2773796c5960a9049c2ab15.jpg","width":500,"height":500,"caption":"\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u3000\u65bd\u5de5\u8aac\u660e\u66f8"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/norimen.net\/trainee-method-2-lath\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"\u30db\u30fc\u30e0","item":"https:\/\/norimen.net\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"\u6280\u80fd\u5b9f\u7fd2\u751f\u5411\u3051\u306e\u65bd\u5de5\u65b9\u6cd5\uff08\u305d\u306e2\uff09\u30e9\u30b9\u5f35\u308a\u5de5"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/norimen.net\/#website","url":"https:\/\/norimen.net\/","name":"Kursus Pengelolaan Lereng dari Shin-Enta","description":"Bagi Anda yang benar-benar ingin mengetahui tentang lereng!","publisher":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/#organization"},"alternateName":"\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u30ce\u30ea\u30e1\u30f3","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/norimen.net\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/norimen.net\/#organization","name":"Kursus Pengelolaan Lereng dari Shin-Enta","alternateName":"\u5869\u7530\u958b\u767a\u682a\u5f0f\u4f1a\u793e","url":"https:\/\/norimen.net\/","logo":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/trainee-method-2-lath\/#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/trainee-method-2-lath\/#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/norimenman","https:\/\/x.com\/norimenman","https:\/\/www.instagram.com\/enta.d"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/norimen.net\/#\/schema\/person\/7e507d48b040ed0f7a88ef4625070b95","name":"Hiburan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g","caption":"\u30a8\u30f3\u30bf"},"description":"Setelah bekerja di perusahaan konstruksi besar yang berspesialisasi dalam lereng, saya memutuskan untuk mandiri pada usia 32 tahun. Karena terlalu banyak waktu luang, saya membuka blog. Di sana, saya membagikan pengetahuan tentang lereng dan menjawab segala macam pertanyaan. Hasilnya, permintaan informasi, pertanyaan, dan pesanan dari kontraktor lereng, kontraktor utama, serta perusahaan konstruksi umum lainnya pun semakin meningkat. Jumlah pengunjung di Ameblo pun cukup meningkat, sehingga saya memutuskan untuk pindah dari Ameblo dengan membeli domain sendiri demi menciptakan blog yang lebih nyaman. Ke depannya, saya berencana untuk terus membagikan semua pengetahuan secara terbuka di sini. Mohon dukungan Anda terus menerus.","sameAs":["http:\/\/enta-d.co.jp\/","https:\/\/www.facebook.com\/norimenman\/","https:\/\/www.instagram.com\/enta.d\/","https:\/\/x.com\/norimenman","https:\/\/www.youtube.com\/c\/entadnorimenman"]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/norimen.net\/trainee-method-2-lath\/#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/site_title_logo.png","contentUrl":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/site_title_logo.png","width":220,"height":50,"caption":"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e"}]}},"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_sharing_enabled":true,"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-09-30 06:33:08","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category","extraData":[]},"publishpress_future_workflow_manual_trigger":{"enabledWorkflows":[]},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/d6a0772ae2773796c5960a9049c2ab15.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54696","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54696"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54696\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64071,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54696\/revisions\/64071"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54676"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54696"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54696"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54696"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}