{"id":38693,"date":"2019-04-04T08:00:25","date_gmt":"2019-04-03T23:00:25","guid":{"rendered":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/?p=38693"},"modified":"2026-05-17T11:00:42","modified_gmt":"2026-05-17T02:00:42","slug":"kontroversi-kensetsu-komachi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/norimen.net\/id\/kensetsu-komachi-controversy\/","title":{"rendered":"\u3010Mengejutkan\u3011Muncul lokasi yang menjadikan perempuan sebagai \u201dbahan tontonan\u201d! Paksaan yang dilakukan oleh \u201cKensetsu Komachi\u201d membuat mual\u2026"},"content":{"rendered":"<h2 id=\"anc-0\">Istilah \u201cKensetsu Komachi\u201d yang sering terdengar di industri konstruksi<\/h2>\n<p>Saya adalah seorang insinyur pemula yang baru dua tahun bekerja sebagai manajer konstruksi di sebuah perusahaan kontraktor umum sejak lulus kuliah. Namun, saya sudah mulai merasa ada yang janggal dengan industri konstruksi ini.<\/p>\n<p>Hal ini karena mereka bahkan telah menciptakan istilah \u201cKensetsu Komachi\u201d dan sangat berupaya untuk merekrut para insinyur dan pengrajin perempuan.<\/p>\n<p>Begitu membalik halaman surat kabar industri konstruksi, muncul artikel wawancara tentang \u201cKensetsu Komachi\u201d. Begitu melewati lokasi proyek konstruksi, terlihat spanduk berwarna merah muda bertuliskan \u201cKensetsu Komachi\u201d. Di mana-mana terlihat \u201cKensetsu Komachi\u201d.<\/p>\n<p>Lantas, apakah langkah-langkah ini benar-benar tepat?<\/p>\n<p>Di salah satu sudut kawasan pusat kota di sebuah kota daerah, pembangunan gedung berskala besar sedang berlangsung.<\/p>\n<p>Lokasi tersebut, yang menghadap ke jalan utama dan ramai dilalui orang, mungkin merupakan lokasi yang sangat cocok untuk mempromosikan \u201cKensetsu Komachi\u201d. Mereka dengan bangga memasang papan nama berwarna merah muda untuk mempromosikan \u201cKensetsu Komachi\u201d.<\/p>\n<p>Di sana, saya menyaksikan pemandangan yang tidak biasa. Di lokasi tersebut, dengan slogan \u201cAyo cari Kensei Komachi!\u201d, bagian dari pagar sementara itu ternyata dibuat transparan sehingga orang bisa melihat ke dalam pagar tersebut!<\/p>\n<p>Dengan memperlihatkan wanita yang sedang bekerja, tampaknya itulah maksud dari pihak yang mendirikan tempat ini: menyampaikan pesan seperti, \u201cIndustri konstruksi kini sudah menjadi lingkungan yang ramah bagi wanita!\u201d atau \u201cIni adalah pekerjaan di mana wanita juga bisa berkontribusi!\u201d<\/p>\n<h2>\u201cKensetsu Komachi\u201d adalah makhluk yang langka<\/h2>\n<p>Terlepas dari pertanyaan, \u201cSiapa sih yang mau repot-repot \u2018mengintip lokasi konstruksi!\u2019?\u201d, coba pikirkan dengan jernih. Di tengah-tengah kawasan pusat kota yang ramai, dipamerkan di hadapan banyak orang seperti atraksi, di mana ada perempuan yang akan berpikir, \u201cAyo, aku coba bekerja di industri konstruksi!\u201d?<\/p>\n<p>Begitu saya melihat slogan \u201cAyo cari Kenseku Komachi!\u201d, saya langsung merasa mual dan merinding. Saya benar-benar heran mengapa tidak ada seorang pun yang mempertanyakan inisiatif semacam ini.<\/p>\n<p>Agar industri ini menjadi tempat di mana perempuan dapat lebih berkiprah, saya rasa sangatlah penting bagi para perempuan itu sendiri untuk tampil ke depan dalam berbagai kegiatan, seperti memberikan wawancara kepada surat kabar dan majalah, atau menjadi narasumber utama dalam acara kunjungan lapangan. Hal ini karena, untuk membuat masyarakat merasa bahwa industri konstruksi itu dekat dengan kehidupan sehari-hari, tidak ada yang lebih efektif daripada kata-kata dari sesama perempuan.<\/p>\n<p>Namun, meminta mereka keluar atas kemauan sendiri berbeda dengan memaparkannya ke publik. Meskipun para perempuan yang bekerja di tempat itu menerimanya, bukankah hal itu tetap terlihat tidak wajar bagi orang luar?<\/p>\n<p>Selama ini, telah lama beredar anggapan bahwa industri konstruksi bukanlah tempat yang semestinya bagi perempuan. Di lokasi konstruksi, perempuan dianggap sebagai \u201cmakhluk langka\u201d.<\/p>\n<p>Bukankah inisiatif aneh seperti \u201cAyo Cari Kensei Komachi\u201d ini merupakan cerminan dari cara berpikir semacam itu yang akhirnya terungkap ke publik?<\/p>\n<h2>Apakah orang awam sama sekali tidak mengenal \u201cKensetsu Komachi\u201d?<\/h2>\n<p>Saat bekerja di industri konstruksi, kita sering menjumpai istilah \u201cKensetsu Komachi\u201d, namun istilah ini sama sekali tidak dikenal oleh orang-orang di luar industri konstruksi. Bahkan ketika saya menanyakannya kepada teman-teman perempuan saya yang berusia 20-an, tidak ada satupun yang mengenalnya.<\/p>\n<p>Saya dapat memahami bahwa kegiatan sosialisasi dan penyadaran yang diberi nama \u201cKensetsu Komachi\u201d ini awalnya diluncurkan sebagai upaya untuk mengubah kesadaran di dalam industri. Namun, langkah ini hanya membuat perusahaan-perusahaan mulai merekrut tenaga kerja yang sebelumnya tidak diterima dengan alasan \u201ckarena perempuan\u201d.<\/p>\n<p>Setiap hari, di mana-mana \u201cKensetsu Komachi\u201d menjadi sorotan, sehingga kita mungkin merasa seolah-olah jumlahnya semakin banyak, tetapi bukan berarti semakin banyak perempuan yang ingin menjadi \u201cKensetsu Komachi\u201d. Jumlahnya baru saja naik dari angka negatif menjadi nol.<\/p>\n<h2>Apakah \u201cKensetsu Komachi\u201d hanya akan menjadi tren sesaat?<\/h2>\n<p>Bagaimana menurut Anda mengenai upaya yang terburu-buru untuk mengaitkan perempuan dengan lokasi proyek konstruksi melalui strategi citra yang dangkal, demi merekrut mereka sebagai tenaga kerja? Pada dasarnya, lingkungan kerja di industri konstruksi pun tidaklah baik bagi para pria. Kondisinya baru saja mulai membaik. Daripada hanya mengandalkan trik-trik sesaat, bukankah sebaiknya kita membangun industri yang memungkinkan perempuan berkontribusi secara wajar dengan pandangan jangka panjang?<\/p>\n<p>Pertama-tama, kita harus menciptakan lingkungan kerja yang memungkinkan para perempuan yang saat ini bekerja di industri konstruksi untuk terus bekerja tanpa harus berhenti. Kita harus menjadikan industri ini sebagai tempat di mana mereka sendiri yang secara proaktif mengajak perempuan lain untuk bergabung. Bukankah itu urutan yang tepat?<\/p>\n<p>Apakah pemerintah dan asosiasi industri tidak terlalu terburu-buru dalam melakukan reformasi? Saya khawatir, jika terus seperti ini, \u201cKensetsu Komachi\u201d hanya akan berakhir sebagai tren sesaat.<\/p>\n<p>Bagaimana pendapat kalian, para anggota \u201cKensetsu Komachi\u201d?<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 150%;\"><strong><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"color: #0000ff; text-decoration: underline;\"><a style=\"color: #0000ff; text-decoration: underline;\" href=\"https:\/\/sekokan-navi.jp\/magazine\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Dewa Konstruksi<\/a><\/span><\/span><\/strong><\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"color: #ff00ff;\"><strong>Pendapat pribadi Enta<\/strong><\/span><\/p>\n<p>Kamu gila, ya! Ini parah sekali.<\/p>\n<p>Itu kan hal yang mungkin dipikirkan oleh direktur perusahaan kontraktor umum yang terlalu sombong? (Eh, salah?)<\/p>\n<p>Apakah Anda ingin bekerja sambil terus-menerus diperhatikan orang?<\/p>\n<p>Rasanya seperti malah bikin kerjaan jadi terganggu, ya w<\/p>\n<p>Pada akhirnya, alasan keterlambatan pekerjaan selalu karena masalah internal perusahaan<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Istilah \u201cKensetsu Komachi\u201d yang marak diperbincangkan di industri konstruksi. Saya adalah seorang insinyur pemula yang baru dua tahun bekerja sebagai manajer konstruksi di sebuah perusahaan kontraktor umum sejak lulus kuliah. Namun, saya sudah mulai merasa ada yang janggal dengan industri konstruksi ini. Alasannya, mereka bahkan sampai menciptakan istilah \u201cKensetsu Komachi\u201d dan dengan gigih berusaha menarik perempuan\u2026<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1231],"tags":[1246,2255],"class_list":["post-38693","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-1231","tag-1246","tag-2255"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>\u3010\u885d\u6483\u3011\u5973\u6027\u3092\u201d\u898b\u4e16\u7269\u201d\u306b\u3059\u308b\u73fe\u5834\u304c\u51fa\u73fe\uff01\u300c\u3051\u3093\u305b\u3064\u5c0f\u753a\u300d\u306e\u30b4\u30ea\u62bc\u3057\u306b\u5410\u304d\u6c17\u2026 - \u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"\u65b0\u53522\u5e74\u76ee\u306e\u30bc\u30cd\u30b3\u30f3\u65bd\u5de5\u7ba1\u7406\u6280\u58eb\u304c\u3001\u300c\u3051\u3093\u305b\u3064\u5c0f\u753a\u300d\u306e\u30b4\u30ea\u62bc\u3057\u306b\u9055\u548c\u611f\u3092\u8868\u660e\u3002\u5973\u6027\u6280\u8853\u8005\u3092\u30d4\u30f3\u30af\u8272\u770b\u677f\u3067\u30a2\u30d4\u30fc\u30eb\u3059\u308b\u5efa\u8a2d\u696d\u754c\u306e\u8868\u9762\u7684\u306a\u591a\u69d8\u6027\u63a8\u9032\u306e\u59ff\u52e2\u3092\u3001\u73fe\u5834\u76ee\u7dda\u3067\u75db\u70c8\u306b\u6279\u5224\u3002\u6cd5\u9762\u5c4b\u304c\u5efa\u8a2d\u696d\u754c\u306e\u672c\u8cea\u7684\u306a\u50cd\u304d\u65b9\u6539\u9769\u3092\u554f\u3044\u304b\u3051\u308b\u8ad6\u8003\u3067\u3059\u3002\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/norimen.net\/id\/kontroversi-kensetsu-komachi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"\u3010\u885d\u6483\u3011\u5973\u6027\u3092\u201d\u898b\u4e16\u7269\u201d\u306b\u3059\u308b\u73fe\u5834\u304c\u51fa\u73fe\uff01\u300c\u3051\u3093\u305b\u3064\u5c0f\u753a\u300d\u306e\u30b4\u30ea\u62bc\u3057\u306b\u5410\u304d\u6c17\u2026\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u65b0\u53522\u5e74\u76ee\u306e\u30bc\u30cd\u30b3\u30f3\u65bd\u5de5\u7ba1\u7406\u6280\u58eb\u304c\u3001\u300c\u3051\u3093\u305b\u3064\u5c0f\u753a\u300d\u306e\u30b4\u30ea\u62bc\u3057\u306b\u9055\u548c\u611f\u3092\u8868\u660e\u3002\u5973\u6027\u6280\u8853\u8005\u3092\u30d4\u30f3\u30af\u8272\u770b\u677f\u3067\u30a2\u30d4\u30fc\u30eb\u3059\u308b\u5efa\u8a2d\u696d\u754c\u306e\u8868\u9762\u7684\u306a\u591a\u69d8\u6027\u63a8\u9032\u306e\u59ff\u52e2\u3092\u3001\u73fe\u5834\u76ee\u7dda\u3067\u75db\u70c8\u306b\u6279\u5224\u3002\u6cd5\u9762\u5c4b\u304c\u5efa\u8a2d\u696d\u754c\u306e\u672c\u8cea\u7684\u306a\u50cd\u304d\u65b9\u6539\u9769\u3092\u554f\u3044\u304b\u3051\u308b\u8ad6\u8003\u3067\u3059\u3002\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/norimen.net\/id\/kontroversi-kensetsu-komachi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/norimenman\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/norimenman\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-04-03T23:00:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-17T02:00:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/cropped-endaruman.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"\u30a8\u30f3\u30bf\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@norimenman\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@norimenman\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"\u30a8\u30f3\u30bf\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/kensetsu-komachi-controversy\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/kensetsu-komachi-controversy\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"\u30a8\u30f3\u30bf\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7e507d48b040ed0f7a88ef4625070b95\"},\"headline\":\"\u3010\u885d\u6483\u3011\u5973\u6027\u3092\u201d\u898b\u4e16\u7269\u201d\u306b\u3059\u308b\u73fe\u5834\u304c\u51fa\u73fe\uff01\u300c\u3051\u3093\u305b\u3064\u5c0f\u753a\u300d\u306e\u30b4\u30ea\u62bc\u3057\u306b\u5410\u304d\u6c17\u2026\",\"datePublished\":\"2019-04-03T23:00:25+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-17T02:00:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/kensetsu-komachi-controversy\\\/\"},\"wordCount\":0,\"commentCount\":2,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#organization\"},\"keywords\":[\"\u65bd\u5de5\u306e\u795e\u69d8\",\"\u5efa\u8a2d\u5c0f\u753a\"],\"articleSection\":[\"\u65bd\u5de5\u306e\u795e\u69d8\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/kensetsu-komachi-controversy\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/kensetsu-komachi-controversy\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/kensetsu-komachi-controversy\\\/\",\"name\":\"\u3010\u885d\u6483\u3011\u5973\u6027\u3092\u201d\u898b\u4e16\u7269\u201d\u306b\u3059\u308b\u73fe\u5834\u304c\u51fa\u73fe\uff01\u300c\u3051\u3093\u305b\u3064\u5c0f\u753a\u300d\u306e\u30b4\u30ea\u62bc\u3057\u306b\u5410\u304d\u6c17\u2026 - \u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2019-04-03T23:00:25+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-17T02:00:42+00:00\",\"description\":\"\u65b0\u53522\u5e74\u76ee\u306e\u30bc\u30cd\u30b3\u30f3\u65bd\u5de5\u7ba1\u7406\u6280\u58eb\u304c\u3001\u300c\u3051\u3093\u305b\u3064\u5c0f\u753a\u300d\u306e\u30b4\u30ea\u62bc\u3057\u306b\u9055\u548c\u611f\u3092\u8868\u660e\u3002\u5973\u6027\u6280\u8853\u8005\u3092\u30d4\u30f3\u30af\u8272\u770b\u677f\u3067\u30a2\u30d4\u30fc\u30eb\u3059\u308b\u5efa\u8a2d\u696d\u754c\u306e\u8868\u9762\u7684\u306a\u591a\u69d8\u6027\u63a8\u9032\u306e\u59ff\u52e2\u3092\u3001\u73fe\u5834\u76ee\u7dda\u3067\u75db\u70c8\u306b\u6279\u5224\u3002\u6cd5\u9762\u5c4b\u304c\u5efa\u8a2d\u696d\u754c\u306e\u672c\u8cea\u7684\u306a\u50cd\u304d\u65b9\u6539\u9769\u3092\u554f\u3044\u304b\u3051\u308b\u8ad6\u8003\u3067\u3059\u3002\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/kensetsu-komachi-controversy\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/kensetsu-komachi-controversy\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/kensetsu-komachi-controversy\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"\u30db\u30fc\u30e0\",\"item\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"\u3010\u885d\u6483\u3011\u5973\u6027\u3092\u201d\u898b\u4e16\u7269\u201d\u306b\u3059\u308b\u73fe\u5834\u304c\u51fa\u73fe\uff01\u300c\u3051\u3093\u305b\u3064\u5c0f\u753a\u300d\u306e\u30b4\u30ea\u62bc\u3057\u306b\u5410\u304d\u6c17\u2026\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/\",\"name\":\"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\",\"description\":\"\u6cd5\u9762\u306e\u4e8b\u3092\u672c\u6c17\u3067\u77e5\u308a\u305f\u3044\u3042\u306a\u305f\u3078\uff01\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u30ce\u30ea\u30e1\u30f3\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#organization\",\"name\":\"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\",\"alternateName\":\"\u5869\u7530\u958b\u767a\u682a\u5f0f\u4f1a\u793e\",\"url\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/kensetsu-komachi-controversy\\\/#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/kensetsu-komachi-controversy\\\/#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/norimenman\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/norimenman\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/enta.d\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7e507d48b040ed0f7a88ef4625070b95\",\"name\":\"\u30a8\u30f3\u30bf\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g\",\"caption\":\"\u30a8\u30f3\u30bf\"},\"description\":\"\u5927\u624b\u6cd5\u9762\u5c02\u9580\u5efa\u8a2d\u4f1a\u793e\u306b\u5c31\u8077\u5f8c\u300132\u6b73\u3067\u72ec\u7acb\u3002 \u3042\u307e\u308a\u306e\u6687\u3055\u306b\u30d6\u30ed\u30b0\u3092\u958b\u8a2d\u3002\u6cd5\u9762\u306e\u30ce\u30a6\u30cf\u30a6\u3092\u516c\u958b\u3057\u3001\u3042\u308a\u3068\u3042\u3089\u3086\u308b\u8cea\u554f\u306b\u7b54\u3048\u3066\u304d\u307e\u3057\u305f\u3002 \u305d\u306e\u7d50\u679c\u3001\u6cd5\u9762\u696d\u8005\u3001\u5143\u8acb\u696d\u8005\u3001\u305d\u306e\u4ed6\u30bc\u30cd\u30b3\u30f3\u304b\u3089\u306e\u554f\u3044\u5408\u308f\u305b\u3001\u8cea\u554f\u3001\u53d7\u6ce8\u304c\u5897\u3048\u3066\u304d\u307e\u3057\u305f\u3002 \u30a2\u30e1\u30d6\u30ed\u3067\u306f\u30bd\u30b3\u30bd\u30b3\u95b2\u89a7\u304c\u5897\u3048\u3001 \u305d\u3053\u3067\u72ec\u81ea\u30c9\u30e1\u30a4\u30f3\u3092\u53d6\u5f97\u3057\u5c11\u3057\u3067\u3082\u5feb\u9069\u306a\u30d6\u30ed\u30b0\u3092\u76ee\u5dee\u3059\u3079\u304f\u3001\u30a2\u30e1\u30d6\u30ed\u304b\u3089\u306e\u5352\u696d\u3092\u6c7a\u3081\u307e\u3057\u305f\u3002 \u4eca\u5f8c\u3082\u3053\u3061\u3089\u3067\u5305\u307f\u96a0\u3055\u305a\u5168\u3066\u306e\u30ce\u30a6\u30cf\u30a6\u3092\u516c\u958b\u3057\u3066\u3044\u3053\u3046\u3068\u601d\u3063\u3066\u3044\u307e\u3059\u3002 \u4eca\u5f8c\u3068\u3082\u3088\u308d\u3057\u304f\u304a\u9858\u3044\u7533\u3057\u4e0a\u3052\u307e\u3059\u3002\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/enta-d.co.jp\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/norimenman\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/enta.d\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/norimenman\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/entadnorimenman\"]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/kensetsu-komachi-controversy\\\/#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/10\\\/site_title_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/norimen.net\\\/wordpress\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/10\\\/site_title_logo.png\",\"width\":220,\"height\":50,\"caption\":\"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"[Mengejutkan] Muncul lokasi yang menjadikan wanita sebagai \u201dtontonan\u201d! Paksaan \u201cKensetsu Komachi\u201d membuat mual\u2026 - Sekolah Pengelolaan Lereng dari Shin Ent","description":"Seorang insinyur manajemen konstruksi di perusahaan kontraktor umum yang baru lulus dan kini memasuki tahun kedua kariernya, menyatakan ketidaknyamanannya terhadap promosi agresif \u201cKensetsu Komachi\u201d. Dari sudut pandang lapangan, ia mengkritik tajam sikap industri konstruksi yang hanya sekadar mempromosikan keragaman secara dangkal dengan menonjolkan insinyur perempuan melalui papan iklan berwarna merah muda. Ini adalah esai yang ditulis oleh seorang ahli lereng yang mempertanyakan reformasi cara kerja yang mendasar di industri konstruksi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/norimen.net\/id\/kontroversi-kensetsu-komachi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"\u3010\u885d\u6483\u3011\u5973\u6027\u3092\u201d\u898b\u4e16\u7269\u201d\u306b\u3059\u308b\u73fe\u5834\u304c\u51fa\u73fe\uff01\u300c\u3051\u3093\u305b\u3064\u5c0f\u753a\u300d\u306e\u30b4\u30ea\u62bc\u3057\u306b\u5410\u304d\u6c17\u2026","og_description":"\u65b0\u53522\u5e74\u76ee\u306e\u30bc\u30cd\u30b3\u30f3\u65bd\u5de5\u7ba1\u7406\u6280\u58eb\u304c\u3001\u300c\u3051\u3093\u305b\u3064\u5c0f\u753a\u300d\u306e\u30b4\u30ea\u62bc\u3057\u306b\u9055\u548c\u611f\u3092\u8868\u660e\u3002\u5973\u6027\u6280\u8853\u8005\u3092\u30d4\u30f3\u30af\u8272\u770b\u677f\u3067\u30a2\u30d4\u30fc\u30eb\u3059\u308b\u5efa\u8a2d\u696d\u754c\u306e\u8868\u9762\u7684\u306a\u591a\u69d8\u6027\u63a8\u9032\u306e\u59ff\u52e2\u3092\u3001\u73fe\u5834\u76ee\u7dda\u3067\u75db\u70c8\u306b\u6279\u5224\u3002\u6cd5\u9762\u5c4b\u304c\u5efa\u8a2d\u696d\u754c\u306e\u672c\u8cea\u7684\u306a\u50cd\u304d\u65b9\u6539\u9769\u3092\u554f\u3044\u304b\u3051\u308b\u8ad6\u8003\u3067\u3059\u3002","og_url":"https:\/\/norimen.net\/id\/kontroversi-kensetsu-komachi\/","og_site_name":"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/norimenman","article_author":"https:\/\/www.facebook.com\/norimenman\/","article_published_time":"2019-04-03T23:00:25+00:00","article_modified_time":"2026-05-17T02:00:42+00:00","og_image":[{"width":500,"height":500,"url":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/cropped-endaruman.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"\u30a8\u30f3\u30bf","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@norimenman","twitter_site":"@norimenman","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"\u30a8\u30f3\u30bf"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/norimen.net\/kensetsu-komachi-controversy\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/kensetsu-komachi-controversy\/"},"author":{"name":"\u30a8\u30f3\u30bf","@id":"https:\/\/norimen.net\/#\/schema\/person\/7e507d48b040ed0f7a88ef4625070b95"},"headline":"\u3010\u885d\u6483\u3011\u5973\u6027\u3092\u201d\u898b\u4e16\u7269\u201d\u306b\u3059\u308b\u73fe\u5834\u304c\u51fa\u73fe\uff01\u300c\u3051\u3093\u305b\u3064\u5c0f\u753a\u300d\u306e\u30b4\u30ea\u62bc\u3057\u306b\u5410\u304d\u6c17\u2026","datePublished":"2019-04-03T23:00:25+00:00","dateModified":"2026-05-17T02:00:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/kensetsu-komachi-controversy\/"},"wordCount":0,"commentCount":2,"publisher":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/#organization"},"keywords":["\u65bd\u5de5\u306e\u795e\u69d8","\u5efa\u8a2d\u5c0f\u753a"],"articleSection":["\u65bd\u5de5\u306e\u795e\u69d8"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/norimen.net\/kensetsu-komachi-controversy\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/norimen.net\/kensetsu-komachi-controversy\/","url":"https:\/\/norimen.net\/kensetsu-komachi-controversy\/","name":"[Mengejutkan] Muncul lokasi yang menjadikan wanita sebagai \u201dtontonan\u201d! Paksaan \u201cKensetsu Komachi\u201d membuat mual\u2026 - Sekolah Pengelolaan Lereng dari Shin Ent","isPartOf":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/#website"},"datePublished":"2019-04-03T23:00:25+00:00","dateModified":"2026-05-17T02:00:42+00:00","description":"Seorang insinyur manajemen konstruksi di perusahaan kontraktor umum yang baru lulus dan kini memasuki tahun kedua kariernya, menyatakan ketidaknyamanannya terhadap promosi agresif \u201cKensetsu Komachi\u201d. Dari sudut pandang lapangan, ia mengkritik tajam sikap industri konstruksi yang hanya sekadar mempromosikan keragaman secara dangkal dengan menonjolkan insinyur perempuan melalui papan iklan berwarna merah muda. Ini adalah esai yang ditulis oleh seorang ahli lereng yang mempertanyakan reformasi cara kerja yang mendasar di industri konstruksi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/kensetsu-komachi-controversy\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/norimen.net\/kensetsu-komachi-controversy\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/norimen.net\/kensetsu-komachi-controversy\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"\u30db\u30fc\u30e0","item":"https:\/\/norimen.net\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"\u3010\u885d\u6483\u3011\u5973\u6027\u3092\u201d\u898b\u4e16\u7269\u201d\u306b\u3059\u308b\u73fe\u5834\u304c\u51fa\u73fe\uff01\u300c\u3051\u3093\u305b\u3064\u5c0f\u753a\u300d\u306e\u30b4\u30ea\u62bc\u3057\u306b\u5410\u304d\u6c17\u2026"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/norimen.net\/#website","url":"https:\/\/norimen.net\/","name":"Kursus Pengelolaan Lereng dari Shin-Enta","description":"Bagi Anda yang benar-benar ingin mengetahui tentang lereng!","publisher":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/#organization"},"alternateName":"\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u30ce\u30ea\u30e1\u30f3","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/norimen.net\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/norimen.net\/#organization","name":"Kursus Pengelolaan Lereng dari Shin-Enta","alternateName":"\u5869\u7530\u958b\u767a\u682a\u5f0f\u4f1a\u793e","url":"https:\/\/norimen.net\/","logo":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/kensetsu-komachi-controversy\/#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/norimen.net\/kensetsu-komachi-controversy\/#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/norimenman","https:\/\/x.com\/norimenman","https:\/\/www.instagram.com\/enta.d"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/norimen.net\/#\/schema\/person\/7e507d48b040ed0f7a88ef4625070b95","name":"Hiburan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7b9657262458e754e6e51a10396868dafe6afa60d649dffcd4d52a5fc01aaa7d?s=96&d=monsterid&r=g","caption":"\u30a8\u30f3\u30bf"},"description":"Setelah bekerja di perusahaan konstruksi besar yang berspesialisasi dalam lereng, saya memutuskan untuk mandiri pada usia 32 tahun. Karena terlalu banyak waktu luang, saya membuka blog. Di sana, saya membagikan pengetahuan tentang lereng dan menjawab segala macam pertanyaan. Hasilnya, permintaan informasi, pertanyaan, dan pesanan dari kontraktor lereng, kontraktor utama, serta perusahaan konstruksi umum lainnya pun semakin meningkat. Jumlah pengunjung di Ameblo pun cukup meningkat, sehingga saya memutuskan untuk pindah dari Ameblo dengan membeli domain sendiri demi menciptakan blog yang lebih nyaman. Ke depannya, saya berencana untuk terus membagikan semua pengetahuan secara terbuka di sini. Mohon dukungan Anda terus menerus.","sameAs":["http:\/\/enta-d.co.jp\/","https:\/\/www.facebook.com\/norimenman\/","https:\/\/www.instagram.com\/enta.d\/","https:\/\/x.com\/norimenman","https:\/\/www.youtube.com\/c\/entadnorimenman"]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/norimen.net\/kensetsu-komachi-controversy\/#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/site_title_logo.png","contentUrl":"https:\/\/norimen.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/site_title_logo.png","width":220,"height":50,"caption":"\u65b0\u30a8\u30f3\u30bf\u306e\u6cd5\u9762\u7ba1\u7406\u587e"}]}},"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_sharing_enabled":true,"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-09-30 09:12:05","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category","extraData":[]},"publishpress_future_workflow_manual_trigger":{"enabledWorkflows":[]},"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38693","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38693"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38693\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63519,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38693\/revisions\/63519"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38693"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38693"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/norimen.net\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38693"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}