Bingkai zabuton tidak perlu dilubangi!

Halo semuanya.

Ini Enta.

Bingkai bantal duduk

Lihat ini, apa kamu nggak sadar sesuatu? w

Yah, ini memang rangka bantal duduk yang biasa ditemukan di mana-mana.

Berikut ini adalah proyek-proyek yang telah kami kerjakan hingga saat ini.

Bingkai bantal duduk: Menempelkan setrika

Seperti ini, misalnya.

Perakitan dan Pemasangan Rangka Zabuton

Contohnya ini. Ada yang berbeda dengan foto di atas, bukan?

 

Apakah Anda menyadarinya?

 

Itu karena tabung void-nya belum dipasang.

Tentu saja, area di sekitar lokasi pengecoran tidak diberi tulangan.

Sudah sekitar satu minggu berlalu sejak pemasangan rangka zabuton, sehingga kekuatannya sudah cukup kokoh.

 

Mengapa tidak dimasukkan ruang kosong?

Begitulah, meskipun saya melakukannya hanya sebagai percobaan, namun yang pertama, titik tengah tempat pemasangan jangkar lebih mudah ditentukan.

Selain itu, dengan mesin bor, lubang bisa dibuat dengan mudah.

Alasannya adalah karena tidak ada celah, sehingga spatula mudah ditempelkan dan pemasangannya pun lebih mudah dilakukan secara lurus.

Pengeboran

Sekilas pun terlihat bagus.

Garis pelariannya juga mudah dipahami, bukan?

Tidak masalah jika bagian di sekitar casing sedikit retak.

Ini hanyalah pengisian bagian belakang pelat penahan tekanan.

Skala Jangkar

Agak sulit dipahami, tapi ini suasana setelah pengeboran.

Maaf ya, foto close-up yang ada cuma foto dengan skala acuan, jadi agak sulit dipahami, tapi mohon dimaklumi ya w

Anchor Scale Hadir!

Bingkai bantal duduk, pengeboran lubang jangkarSilakan lihat lubang di bagian dalam.

Benar-benar kosong, ya.

Cara ini ternyata lumayan, lho?

Posisi penempatan tidak terlalu melenceng, dan karena menggunakan mata bor yang kuat, lubang pada mortar pun mudah dibuat.

Mungkin saja kita tidak perlu melakukan proses pengeluaran dari kotak.

Atau lebih tepatnya, tidak perlu! Lagipula, hasil akhirnya sangat bagus!

 

Metode pemasangan pada bingkai zabuton mungkin lebih mudah dengan cara ini.

Keputusan untuk melakukannya atau tidak memang bergantung pada perbedaan pengetahuan dan pengalaman sang sutradara, tapi saya merekomendasikannya.

 

Orang-orang seperti itu ada di mana-mana, tapi ada yang bilang, “Kalau bukan ini, aku nggak bisa,” atau “Kalau bukan itu, aku nggak bisa.”

Tidak juga, kok. Ada berbagai cara untuk melakukannya.

Hanya soal ada atau tidaknya pengalaman saja. (Hanya soal mau mencoba atau tidak saja.)

Saya yakin, dengan mencoba berbagai hal dan mengumpulkan pengalaman, kita bisa menciptakan sesuatu yang baru.

 

Sampai jumpa lagi.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses